BREAKING NEWS
 

Populasi Produktif Di Negaranya Makin Menciut

Jepang Butuh Lebih Banyak Pekerja Kita

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 28 Januari 2025 05:07 WIB
Ketua JCCI Kobayashi (kedua kiri) bersama jajaran pengurus JCCI, menjelaskan tentang kunjungan mereka ke Jakarta pada 22-25 Januari 2025 di Hotel Indonesia Kempinski, Jumat (24/1/2025). (Foto Diananda Rahmasari/Rakyat Merdeka/RM.id)

 Sebelumnya 
Selain itu sambungnya, tim JCCI juga ingin mengeksplor sektor investasi baru. Apalagi, Pemerintah Indonesia sangat mendukung. Kobayashi juga memandang penting kunjungan tersebut sebagai momentum untuk mengenali arah dan kebijakan investasi Indonesia di bawah pemerintahan baru, Presiden Prabowo Subianto.

“Kerja sama bisnis dan investasi memang sudah berjalan. Namun, kami rasa masih ada potensi yang bisa digali untuk melakukan bisnis atau investasi di Indonesia maupun di Thailand,” ujarnya.

Baca juga : Pakar IPB Jempolin Program Pertamina Kembangan Bioavtur Dari Minyak Jelantah

Investasi Jepang di Tanah Air sudah berlangsung selama puluhan tahun. Selama ini, selalu fokus pada bidang-bidang yang sudah pakem, seperti infrastruktur, otomotif, dan industri manufaktur. Dan, Jepang menduduki peringkat keempat negara dengan investasi terbesar di Indonesia setelah Singapura, Hong Kong, dan China.

Kali ini, Pemerintah Indonesia memiliki ekspektasi untuk menjalin kerja sama di bidang-bidang baru. Seperti di sektor inovasi dan digital serta sustainability (energi hijau dan terbarukan, serta sektor-sektor yang dapat mendorong pencapaian emisi nol).

Baca juga : Pengusaha Bersatu, Prabowo Akan Libatkan Lebih Besar Peran Swasta

Dalan kunjungan ke Indonesia, Delegasi JCCI juga berkesempatan mengunjungi Kawasan Industri Greenland International Industrial Center (GIIC) di Cikampek dan SMK Mitra Industri MM2100 di Bekasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense