BREAKING NEWS
 

Ogah Perang Dagang Sama Trump, Modi Siapkan Diskon Tarif Barang AS

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 10 Februari 2025 22:13 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) berbicara dengan Presiden AS Donald Trump selama pertemuan di Hyderabad House di New Delhi, India pada 25 Februari 2020. (Foto Reuters/Al Drago)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berencana mengunjungi Amerika Serikat (AS) pada Rabu (12/2/2025). Untuk menghindari perang dagang, Modi siap mengeluarkan kebijakan pemotongan tarif barang dari AS untuk masuk ke India.

Reuters dan Channel News Asia (CNA) memberitakan, Modi dijadwalkan berkunjung ke AS selama 2 hari, pada Rabu dan Kamis. Dia akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sedang gencar mengumumkan kenaikan tarif bagi banyak negara.

Baca juga : Dukung Program PKG, Kadin Siap Mendorong Investasi Bidang Kesehatan

Presiden AS belum menyebutkan negara mana yang akan terkena dampak. Tapi India sudah berancangancang mempersiapkan pemotongan tarif tambahan barang AS ke India.

India sedang menghitung pengurangan tarif di belasan sektor. Termasuk di sektor peralatan elektronik, medis dan bedah, serta beberapa bahan kimia. Tujuannya untuk meningkatkan ekspor ke AS dan mencegah perang dagang.

Baca juga : Pengamat: Danantara Mesti Kedepankan Sistem Meritokrasi

Pejabat India yang enggan disebut namanya mengatakan, pengurangan tarif ini sejalan dengan rencana produksi domestik New Delhi. Konsesi sedang dipertimbangkan untuk barang-barang yang sebagian besar dipasok India dari AS atau berpotensi untuk dibeli lebih banyak. Contohnya, antena parabola dan bahan baku pembuat kertas (wood pulp).

Adsense

Pejabat itu mengatakan, PM Modi diperkirakan akan membahas tarif dengan Trump. India terbuka untuk membahas kemungkinan kesepakatan perdagangan lainnya.

Baca juga : Perang Dagang AS-China Bisa Untungkan Indonesia, Asalkan Penuhi Syarat Ini

Trump memberlakukan tarif sebesar 10 persen pada impor China. Ini mendorong Beijing menanggapinya dengan menaikkan bea masuk atas energi AS.

India tidak mau bernasib seperti China. Negeri Bollywood juga sedang meninjau biaya tambahan yang dikenakan pada lebih dari 30 barang, termasuk mobil mewah dan sel surya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense