BREAKING NEWS
 

Menlu Sugiono: Evakuasi Warga Gaza Bukan Permanen, Tapi Bentuk Kepedulian

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Sabtu, 12 April 2025 14:27 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono. (Foto: Kemlu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menegaskan, rencana evakuasi warga Gaza ke Indonesia bukanlah relokasi permanen. Rencana ini murni bentuk kepedulian kemanusiaan Indonesia terhadap warga Palestina, terutama anak-anak yatim piatu yang menjadi korban kekejaman di Gaza.

"Ini bukan pemindahan permanen. Ini bentuk kepedulian kita untuk saudara-saudara kita, anak-anak yatim piatu di sana," ujar Sugiono dalam video pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri, Sabtu (12/4/2025), usai menghadiri Pertemuan Joint Arab-Islamic Ministerial Committee di Antalya, Turki.

Ia menjelaskan, rencana evakuasi masih dalam tahap konsultasi dengan para pemangku kepentingan. "Evakuasi akan dilakukan jika semua pihak menyetujui. Kita tidak bisa bertindak sepihak," tambahnya.

Baca juga : Michael Umbas: Politik Persahabatan Prabowo Bukan Retorika, Tapi Terbukti

Saat ini, Presiden Prabowo Subianto juga sedang melakukan safari diplomatik ke Timur Tengah untuk berkonsultasi langsung dengan para pemimpin negara sahabat, guna mencari solusi terbaik atas krisis kemanusiaan di Gaza.

Adsense

"Pemerintah Indonesia berkomitmen memainkan peran lebih aktif dalam membantu rakyat Palestina," tegas Sugiono.

Selain soal evakuasi, Sugiono kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan Palestina meraih kemerdekaan.

Baca juga : Pakar: Perlu Investigasi Penyebab Gangguan Layanan Perbankan Bank DKI

"Indonesia tetap konsisten pada Solusi Dua Negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah," ujarnya.

Pertemuan di Antalya ini merupakan kelanjutan dari mandat yang diberikan kepada Sugiono sebagai salah satu Utusan Khusus OKI-Liga Arab, yang ditetapkan pada KTT Luar Biasa OKI-Liga Arab, 11 November 2023 lalu. Mandat tersebut mencakup upaya menghentikan agresi Israel dan mendorong dimulainya kembali proses perdamaian.

Dalam pertemuan itu, para Menlu negara anggota OKI dan Liga Arab sepakat mengadopsi Joint Statement Antalya Ministerial Meeting for the Implementation of the Two-State Solution and Lasting Peace in the Middle East, yang menegaskan pentingnya kemerdekaan Palestina dan penghentian kekerasan di Gaza.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense