BREAKING NEWS
 

JICA Dan Kemenkes Kerja Sama Di Sektor Caregiver

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 30 April 2025 14:33 WIB
Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia menyelenggarakan pertemuan perdana untuk memulai kerja sama teknis Project for Enhancing Caregiver (Kaigo) Competency, Selasa (29/4/2025), di Jakarta. (Foto Kedubes Jepang Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia menyelenggarakan pertemuan perdana kerja sama teknis Project for Enhancing Caregiver (Kaigo) Competency, di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Menurut keterangan tertulis JICA yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (29/4/2025), disebutkan, kerja sama ini diinisiasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia dan Jepang.

"Kerja sama ini untuk menjawab peningkatan jumlah populasi lanjut usia (lansia) di Jepang dan besarnya jumlah tenaga kerja di Indonesia," bunyi keterangan tersebut.

Saat ini, populasi lansia Jepang bertambah dengan cepat tidak sebanding dengan pertumbuhan tenaga kerja caregiver karena menyusutnya jumlah populasi di umur produktif. Melalui kerja sama ini, JICA bermaksud memberi kesempatan luas bagi tenaga kerja muda Indonesia yang tertarik bekerja di sektor caregiver di Jepang.

Baca juga : Amran Temui Menteri Jepang, Bahas Kerja Sama Teknologi dan Ekspor CPO

"Peluang ini juga membuka kesempatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sektor caregiver di Jepang," sambung pernyataan itu lagi.

JICA mencatat, Indonesia juga sedang bertransisi menuju aging society. Pada 2023, 7 persen dari populasi Indonesia berusia 65 tahun ke atas. Diperkirakan, pada 2047 persentase ini akan naik menjadi 14 persen.

Adsense

Untuk itu, di Indonesia nantinya akan muncul kebutuhan terhadap layanan keperawatan jangka panjang. Kerja sama ini ditargetkan untuk mengadaptasi konsep pengetahuan dan teknik caregiving  di Jepang yang bermanfaat nantinya untuk Indonesia.

"Saat ini, Indonesia tengah menuju aging society, maka sangat penting untuk membangun sistem perawatan lansia dalam negeri dengan mempelajari teknik keperawatan jangka panjang dari Jepang," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan dr. Yuri Farianti.

Baca juga : BRIN Dan Mathla’ul Anwar Teken Kerja Sama Penelitian Keagamaan

Pada saat yang sama, lanjutnya, kerja sama ini akan menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi generasi muda Indonesia.

"Kami ingin bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti universitas, politeknik kesehatan, dan dinas kesehatan provinsi untuk mempercepat pengembangan kurikulum yang berbasis pengetahuan Jepang," sambungnya.

Sementara itu, Chief Advisor untuk kerja sama ini, yang berasal dari Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Jepang, Satoshi Yonemaru, menjelaskan, Jepang akan berupaya memastikan sebanyak mungkin lulusan politeknik kesehatan percontohan tertarik untuk bekerja di sektor caregiver di Jepang.

"Pada saat yang sama, tim kami akan bekerja keras untuk memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan selama periode tiga tahun ke depan memiliki kualitas tinggi sehingga dapat terus berkontribusi untuk memperkuat upaya Pemerintah Indonesia dalam menangani aging society di masa depan," terangnya.

Baca juga : Haier Indonesia Gandeng Electronics City Jalin Kerjasama Strategis

Kerja sama ini nantinya akan mengembangkan modul dan materi pembelajaran teknik-teknik caregiver ala Jepang—yang menekankan martabat masyarakat lanjut usia—juga materi terkait budaya dan bahasa Jepang.

Dalam tahap awal kerja sama ini, Politeknik Kesehatan Jakarta 1, Politeknik Kesehatan Jakarta 3, Politeknik Kesehatan Tanjung Karang di Lampung, serta Politeknik Kesehatan Mataram di Lombok, terpilih menjadi politeknik percontohan dalam menerapkan kerja sama ini. Kerja sama ini dimulai pada 2025, dan akan berjalan selama tiga tahun ke depan. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense