Sebelumnya
Beberapa orang hanya datang untuk melihat domba dan kambing, bersama dengan seekor sapi dan seekor unta. Sejumlah bocah main-main tertawa melihat hewan-hewan itu.
“Saya bahkan tidak mampu membeli roti. Tidak ada daging, tidak ada sayur. Semua harga bahan makanan selangit,” ujar Abdel Rahman Madi yang tinggal di kamp pengungsian dekat Rafah.
Baca juga : Sampaikan Duka Cita, Lola Minta Korban Ledakan Garut Dapat Perawatan Terbaik
Di pasar jalanan di kota terdekat Khan Younis, beberapa kios menjual mainan domba dan pernak-pernik hari raya serta pakaian lama. Namun, kebanyakan orang pergi tanpa membeli hadiah apa pun setelah melihat harganya.
“Idul Adha sebelumnya, anak-anak senang, sekarang dengan blokade, tidak ada tepung, tidak ada pakaian, tidak ada kegembiraan,” curhat Hala Abu Nqeira yang sedang melihat-lihat pasar dengan anak-anaknya.
Baca juga : Mau Diet Tetap Makan Nasi? Kurangi Kalorinya Dengan Trik Ini!
Dia juga mengeluhkan harga bahan makanan yang tidak masuk akal. Genosida Israel hampir sepenuhnya menghancurkan kemampuan Gaza untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Rasha Abu Souleyma, yang baru-baru ini kembali ke rumahnya di Rafah setelah mengungsi dari Khan Younis, sengaja mencari beberapa pakaian, kacamata plastik berwarna merah muda dan gelang yang bisa dia berikan kepada kedua putrinya.
Baca juga : Makanan Mau Habis, Warga Gaza Terancam Kelaparan
“Saya biasanya membawa daging saat Idul Adha agar keluarga senang, tetapi sekarang kami tidak bisa membawa daging. Saya tidak bisa memberi makan anak-anak saya,” keluh Souleyma.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.