BREAKING NEWS
 

Swiss-Indonesia Perkuat Kerja Sama Transformasi Kesehatan & Farmasi

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 12 Juli 2025 07:12 WIB
Dubes RI untuk Swiss dan Liechtenstein Ngurah Swajaya saat membuka Swiss–Indonesia Innovation and Investment Forum 2025 pada 11 Juni 2025 di Basel, Swiss. (Dok KBRI Bern)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kerja sama Indonesia dengan Swiss memiliki akar yang kuat sejak hubungan diplomatik dibuka pada 1951. Sebab itu, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Ngurah Swajaya menegaskan pentingnya menjadikan Swiss sebagai mitra strategis dalam memperkuat sektor teknologi kesehatan dan farmasi di Indonesia.

Ngurah Swajaya menyoroti kondisi dan peluang besar di sektor kesehatan Indonesia. Lebih dari 90 persen penduduk tercakup dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Transformasi sistem layanan kesehatan nasional menjadi prioritas utama.

Baca juga : Kemenekraf-Kemenkop Kerja Sama Perkuat Koperasi Dan Ekonomi Kreatif

“Transformasi sistem kesehatan Indonesia memerlukan kolaborasi dan investasi yang signifikan. Khususnya dalam teknologi kesehatan dan farmasi,” kata Dubes Ngurah dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).

Dubes Ngurah menilai, investasi strategis ada di bidang riset, inovasi, teknologi alat kesehatan dan infrastruktur layanan kesehatan.

Baca juga : Pemerintah Perkuat Peran Koperasi Merah Putih Di Pengadaan Barang Dan Jasa

Pasar farmasi Indonesia diproyeksikan mencapai 9,6 miliar dolar AS (sekitar Rp 155, 52 triliun) pada tahun 2028. Pertumbuhan tahunannya sebesar 7,8 persen. Sedangkan pasar alat kesehatan diperkirakan menembus angka 10,47 miliar dolar AS (sekitar Rp 169,61) pada 2033.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense