Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Swiss-Indonesia Perkuat Kerja Sama Transformasi Kesehatan & Farmasi
Sabtu, 12 Juli 2025 07:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kerja sama Indonesia dengan Swiss memiliki akar yang kuat sejak hubungan diplomatik dibuka pada 1951. Sebab itu, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Ngurah Swajaya menegaskan pentingnya menjadikan Swiss sebagai mitra strategis dalam memperkuat sektor teknologi kesehatan dan farmasi di Indonesia.
Ngurah Swajaya menyoroti kondisi dan peluang besar di sektor kesehatan Indonesia. Lebih dari 90 persen penduduk tercakup dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Transformasi sistem layanan kesehatan nasional menjadi prioritas utama.
Baca juga : Kemenekraf-Kemenkop Kerja Sama Perkuat Koperasi Dan Ekonomi Kreatif
“Transformasi sistem kesehatan Indonesia memerlukan kolaborasi dan investasi yang signifikan. Khususnya dalam teknologi kesehatan dan farmasi,” kata Dubes Ngurah dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).
Dubes Ngurah menilai, investasi strategis ada di bidang riset, inovasi, teknologi alat kesehatan dan infrastruktur layanan kesehatan.
Baca juga : Pemerintah Perkuat Peran Koperasi Merah Putih Di Pengadaan Barang Dan Jasa
Pasar farmasi Indonesia diproyeksikan mencapai 9,6 miliar dolar AS (sekitar Rp 155, 52 triliun) pada tahun 2028. Pertumbuhan tahunannya sebesar 7,8 persen. Sedangkan pasar alat kesehatan diperkirakan menembus angka 10,47 miliar dolar AS (sekitar Rp 169,61) pada 2033.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya