RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah China menuding AS telah menyebarkan ketakutan terhadap wabah new coronavirus. Tak cuma itu. China juga menilai AS yang tak berbuat apa-apa, dalam menanggulangi penyebaran wabah tersebut.
Hal ini dilontarkan Kementerian Luar Negeri China pada Senin (3/1), setelah angka kematian akibat new coronavirus di China daratan melampaui angka epidemik SARS pada tahun 2003.
Dalam pernyataannya, Juru Bicara Menteri Luar Negeri Hua Chunying mengatakan, banyak negara mengapresiasi upaya China dalam mengatasi wabah coronavirus. Kecuali, AS.
Baca juga : Presiden Trump: Ancaman Coronavirus Sudah Kami Shut Down
"Ada beberapa negara, terutama AS yang menanggapi kasus ini secara berlebihan. Apa yang mereka lakukan, bertentangan dengan saran WHO," imbuhnya.
"Pemerintah AS tidak memberikan bantuan yang substansial kepada kami. Mereka justru menjadi yang pertama kali mengevakuasi staf konsulatnya di Wuhan, pertama kali menyarankan penarikan staf kedutaan, dam pertama kali memberlakukan larangan bepergian bagi pelancong China. Semua itu hanya menciptakan dan menyebarkan ketakutan saja. Hanya menjadi contoh buruk," ungkap Hua.
Hua mengatakan, wabah flu telah menyebabkan 19 juta kasus infeksi, dan sedikitnya 10.000 angka kematian di AS pada tahun 2019-2020. Sementara jumlah korban yang ditimbulkan virus Corona jauh lebih sedikit.
Baca juga : Karena Corona China Merana
"Kontras kan? Saya mencatat pernyataan Menteri Kesehatan Kanada, yang mengatakan tidak akan mengikuti langkah AS. Kanada juga tidak akan membatasi perjalanan warga China atau warga asing yang memiliki riwayat perjalanan ke China. Kanada yakin, pembatasan itu tak punya dasar. Sangat kontras dengan perilaku AS," terang Hua.
Saat ini, wabah new coronavirus telah merenggut 361 nyawa warga China daratan, dengan 17.297 kasus terinfeksi. Secara global, ada 362 warga yang meninggal dunia akibat virus ini. Selain itu, juga tercatat 17.480 warga dunia di 23 negara, yang terjangkit virus ini.
Agar korban tak semakin berjatuhan, Otoritas Kesehatan China daratan menyerukan warganya agar lebih memperhatikan kebersihan pribadi. Terutama, setelah coronavirus banyak ditemukan di berbagai permukaan, termasuk gagang pintu.[HES]
Baca juga : Warga Asing di China Daratan, Kini Mulai Terjangkit New Coronavirus
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.