BREAKING NEWS
 

KNPI Serukan Dialog Damai di Tengah Krisis Venezuela

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Minggu, 4 Januari 2026 05:36 WIB
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang juga Presiden NYC Indonesia, Tantan Taufiq Lubis. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) yang juga Presiden NYC Indonesia, Tantan Taufiq Lubis, menerima pesan darurat dari Ketua Pemuda Non Blok Venezuela, Juan Pablo Tumbajoy, terkait dugaan agresi militer Amerika Serikat ke Caracas, Venezuela.

Dalam pesannya, Juan Pablo menyampaikan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah memerintahkan tindakan militer berupa pemboman di ibu kota Venezuela.

“Amerika sudah melakukan agresi militer ke Kota Caracas,” tegas Juan Pablo dalam pernyataannya.

Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai hari yang menyakitkan bagi Amerika Latin dan komunitas pemuda dunia yang menjunjung tinggi perdamaian.

Baca juga : Pengamat: Peran Mendagri Kunci Di Tengah Efisiensi Anggaran

Menurutnya, tindakan militer tersebut tidak hanya mengguncang Venezuela, tetapi juga memicu keprihatinan mendalam komunitas internasional karena berpotensi merusak stabilitas global.

Menanggapi pesan tersebut, Tantan Taufiq Lubis menyatakan keprihatinan serius. Dari sudut pandang politik dan diplomasi internasional, ia menilai tindakan militer itu berpotensi melanggar prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional, bertentangan dengan komitmen dalam Piagam Universal Hak Asasi Manusia, serta melemahkan kerangka perdamaian regional yang selama ini didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Tindakan ini menunjukkan bagaimana penurunan hegemoni global berubah menjadi upaya mempertahankan pengaruh dengan kekuatan militer,” ujar Tantan.

Adsense

DPP KNPI bersama NYC Indonesia, lanjutnya, mengusulkan agar organisasi-organisasi pemuda internasional di berbagai belahan dunia mengambil sikap bersama.

Baca juga : Presiden KSPSI Dan Kapolri Dukung Museum Dan Rumah Singgah Marsinah

Gerakan pemuda global diminta menyerukan perlindungan terhadap kehidupan sipil, menegaskan kembali prinsip kedaulatan negara, serta menjunjung tinggi perdamaian sebagai nilai politik yang tidak dapat dinegosiasikan.

“Ini bukan pesan yang menentang suatu negara, melainkan seruan kemanusiaan, martabat, dan perdamaian dunia,” tegasnya.

Sebagai Chairperson Gerakan Pemuda Non Blok Indonesia (Non Aligned Movement Youth Organization/NAMYO), Tantan juga menegaskan solidaritas pemuda Indonesia kepada rakyat dan pemuda Venezuela. Ia menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Bolivarian yang bertujuan melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara.

Wakil Rektor Universitas Jakarta itu mendesak seluruh pihak agar setiap konflik diselesaikan melalui jalur dialog dan mediasi, bukan kekerasan bersenjata.

Baca juga : Tentara Di Tengah Lumpur Bencana

Tantan menilai, upaya pergantian pemerintahan melalui intervensi militer tanpa mekanisme demokratis, baik di Venezuela maupun negara-negara Amerika Latin lainnya, telah menjadi pola kebijakan Amerika Serikat. Ia menyinggung kasus Presiden Panama Manuel Noriega pada 1988 yang diadili oleh AS dengan dalih narkoba dan pencucian uang, sebagai contoh preseden pelanggaran prinsip kedaulatan dan non-intervensi.

“Tindakan seperti ini jelas melanggar hukum internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Tantan menegaskan bahwa segala bentuk agresi dan penjajahan atas bangsa lain bertentangan dengan nilai perikemanusiaan dan perikeadilan. Ia menegaskan posisi Indonesia yang secara konsisten menentang kolonialisme dan aktif berkontribusi dalam penciptaan perdamaian dunia.

“Konstitusi Indonesia telah menegaskan sikap tersebut. Spirit Dasa Sila Bandung 1955 juga mengamanahkan hal yang sama,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense