RM.id Rakyat Merdeka - Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik 5.000 personel militer dari Jerman memicu gelombang kritik dari internal partai pendukungnya sendiri. Dua politisi senior Partai Republik secara terbuka menyuarakan kekhawatiran mereka atas kebijakan yang dinilai dapat mengganggu stabilitas keamanan transatlantik tersebut.
Senator dari Mississippi Roger Wicker dan Senator dari Alabama Mike Rogers, adalah pejabat tinggi di Komite Layanan Bersenjata Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat AS, menilai langkah ini tidak perlu dilakukan dan berisiko bagi aliansi global. Keduanya sangat cemas dengan keputusan Pemerintah tersebut.
“Benar-benar khawatir dengan keputusan menarik pasukan AS dari Jerman. Ini tidak perlu dilakukan,” ucap Wicker dikutip dari Reuters, Minggu (3/5/2026).
Pernyataan ini dikeluarkan sehari setelah Pentagon mengumumkan penarikan pasukan dan langkah tersebut diperkirakan akan selesai dalam enam hingga 12 bulan ke depan.
Baca juga : Sitha Marino, Siap Naik Pelaminan
Presiden AS Donald Trump telah mengancam pengurangan pasukan dari Jerman awal pekan ini setelah berselisih dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Trump tersinggung dengan pernyataan Merz pada 27 April lalu. Merz mengatakan, Iran mempermalukan AS dalam perang yang telah berlangsung selama dua bulan. Merz juga menyebut, pihaknya tidak bisa melihat tujuan dan strategi perang AS di Iran.
Wicker dan Rogers mengatakan, setiap perubahan signifikan terhadap kehadiran militer AS di Eropa harus ditinjau dan dikoordinasikan dengan Kongres dan sekutu AS, terutama sekutu di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
“Kami berharap, Departemen Pertahanan dapat berdiskusi dengan komite pengawas dalam beberapa hari mendatang mengenai keputusan ini dan implikasinya terhadap pencegahan AS dan keamanan transatlantik,” ujar Wicker dan Rogers dalam pernyataan bersama.
Baca juga : Buntut Perang, Pengusaha Stres Dan Dilanda Ketakutan
Respons Jerman
Menteri Pertahanan (Menhan) Jerman Boris Pistorius mengatakan, keputusan AS itu sangat mudah ditebak.
“Kehadiran tentara Amerika di Eropa, khususnya di Jerman, demi kepentingan kami dan kepentingan AS juga,” sebut Pistorius.
Saat ini lebih 36.000 tentara AS ditempatkan di Jerman. Ini jumlah tentara aktif terbesar AS di Eropa. AS hanya menempatkan sekitar 12 ribu di Italia dan 10 ribu di Inggris.
Baca juga : Dipastikan Presiden: Dunia Krisis, Kita Aman
Juru bicara NATO Allison Hart mengatakan, aliansi sedang meminta klarifikasi dari AS atas keputusan tersebut.
“Aliansi bekerja sama dengan AS untuk memahami detail keputusan mereka,” ujar Hart.
Dalam unggahannya di X, Hart mengatakan, keputusan AS menarik pasukan dari Jerman menegaskan perlunya Eropa untuk terus berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan dan mengambil bagian yang lebih besar dalam tanggung jawab untuk keamanan bersama. DAY
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Senin, 4 Mei 2026 dengan judul "Trump Bakal Tarik Pasukan AS Dari Jerman Dua Senator Republik Harap-harap Cemas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.