BREAKING NEWS
 

Penumpang Robot Bikin Pesawat Delay

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 7 Mei 2026 07:45 WIB
Bebop, robot humanoid seberat 31,75 kg yang dibuat eliteevent Robotics. (Foto via K8News)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penerbangan Southwest Airlines dari Oakland ke San Diego, Amerika Serikat (AS), tertunda lebih dari satu jam akibat keberadaan penumpang robot humanoid bernama Bebop pada 30 April 2026.

Penundaan terjadi setelah petugas menemukan baterai robot tersebut melanggar batas ukuran yang diizinkan maskapai.

Melansir United Press International (UPI), robot setinggi sekitar 4 kaki dengan berat 31,75 kilogram itu dibawa tim Elite Event Robotics untuk keperluan pekerjaan. Karena kotaknya terlalu berat untuk bagasi, tim memutuskan membeli satu kursi khusus bagi robot tersebut.

Masalah muncul saat Bebop ditempatkan di kursi lorong. Pihak maskapai menilai hal itu melanggar aturan barang bawaan berukuran besar, sehingga robot dipindahkan ke kursi dekat jendela.

Baca juga : Long Weekend, Penumpang Whoosh Naik 15 Persen Capai 21.900 Orang

Namun, pemeriksaan tidak berhenti di situ. Petugas kemudian mempertanyakan komponen robot, khususnya baterainya.

“Lalu mereka datang dan mulai bertanya, ‘Baterainya jenis apa? Apa yang terjadi dengan ini? X, Y dan Z.’ Mereka ingin melihatnya,” ujar Eily Benabraham dari Elite Event Robotics.

Adsense

Pemeriksaan lanjutan menemukan bahwa baterai lithium Bebop melebihi batas ukuran yang diizinkan oleh Southwest Airlines. Akibatnya, baterai tersebut harus dilepas dan disita sebelum pesawat diizinkan berangkat. Penundaan pun tak terhindarkan.

“Saya terus melihat status penerbangan: ‘penundaan di landasan,’” kata Chana Benabraham, rekan Eily dari Elite Event Robotics.

Baca juga : Robot Kalahkan Atlet Tenis Meja

Setelah baterai dilepas, Bebop dan tim akhirnya dapat melanjutkan perjalanan ke San Diego. Pesawat tercatat berangkat dengan keterlambatan sekitar satu jam dua menit.

Elite Event Robotics menyatakan, robot tersebut akan tetap digunakan untuk perjalanan udara komersial. Namun, tanpa baterai terpasang. Untuk keperluan acara berikutnya, baterai dikirim secara terpisah.

“Kami akan mengirim baterai ke Chicago agar bisa memenuhi permintaan acara berikutnya,” ujar Chana Benabraham.

Bebop berhasil menghadiri penampilan yang dijadwalkan Minggu (3/5/26) di acara Digestive Disease Week di McCormick Place, Chicago, Illinois. Dia tetap dapat beroperasi setelah baterainya dikirim menyusul.

Baca juga : Jelang Muktamar ke-35, PBNU Verifikasi Pengurus Daerah

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 7 Mei 2026 dengan judul "Penumpang Robot Bikin Pesawat Delay"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense