Sebelumnya
“Mereka memukuli kami hingga babak belur dan merusak lokasi aksi protes kami,” kata Sahil Singh, seorang pengunjuk rasa dari negara bagian Uttar Pradesh di utara kepada Reuters.
“Kami ingin pertanggungjawaban ditegakkan dengan pengunduran diri Pradhan,” pintanya.
CJP menyatakan, Menteri Kesehatan JP Nadda meminta waktu untuk membahas tuntutan mereka setelah pertemuan dengan dua pemimpin aksi.
Tuntutan tersebut meliputi pembebasan Wangchuk, pengunduran diri Pradhan dan kompensasi sebesar 10 juta rupee (Rp 1,9 miliar/1 rupee= Rp 186,11) bagi setiap siswa yang meninggal karena bunuh diri setelah kebocoran soal ujian.
Baca juga : Brinette Lefrandt, Harapan Satu None Jaksel
“Saya pikir ketika pembicaraan sedang berjalan ke arah yang benar, suasana tidak boleh dirusak,” kata Menteri Urusan Parlemen Kiren Rijiju, usai Modi berpidato di hadapan anggota parlemen dari Partai Bharatiya Janata (BJP).
Meningkatnya popularitas CJP mencerminkan kekecewaan di kalangan pemuda India. Termasuk kurangnya lapangan kerja serta kebocoran soal ujian, yang menurut mereka sering terjadi.
Dipke dan para pendukungnya memulai aksi duduk bulan lalu untuk menuntut pengunduran diri Pradhan. Beberapa pemimpin dari kubu oposisi dan influencer media sosial juga bergabung dalam protes tersebut.
Awal Munculnya Partai Kecoak
Baca juga : Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Batu Bara, Polisi Komit Bertindak Tanpa Pandang Bulu
CJP muncul pada bulan Mei, setelah Ketua Mahkamah Agung membandingkan beberapa pemuda pengangguran dengan ”kecoak” dalam suatu sidang. Ini memicu kemarahan di antara kaum muda di India.
Lewat gerakan yang masif, para pendukung menggunakan istilah kecoak tersebut sebagai simbol ketahanan, perlawanan, hingga membantu kelompok ini mengumpulkan lebih dari 22 juta pengikut di Instagram.
Pesan gerakan tersebut kemudian meluas hingga merembet pada kekhawatiran tentang pengangguran, meningkatnya biaya hidup, dan akuntabilitas Pemerintah.
Partai Rakyat Kecoak memadukan humor yang merendahkan diri sendiri sebagai kritik politik. Para pendukungnya bercanda menyebut diri mereka pengangguran dan selalu online.
Baca juga : 18 Bulan Selesaikan 110 Masalah, Presiden: Ojo Dumeh
Video dan meme yang mengejek pengangguran, korupsi dan disfungsi politik telah menarik jutaan penonton. Banyak akun parodi mereka juga mengadopsi kecoak sebagai simbol politik satir. Dalam setiap aksinya, kelompok ini menggunakan topeng kecoak sebagai simbol. MEL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 22 Juli 2026 dengan judul "Gen Z India Desak Menteri Pendidikan Mundur Protes Gerakan Kecoak Goyang Kursi PM Modi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.