BREAKING NEWS
 

Mau Tambah Daftar Undangan, Trump Geser Lagi Jadwal KTT G7

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 31 Mei 2020 12:49 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Sementara itu, Juru Bicara Gedung Putih Alyssa Farah mengatakan, Trump akan membahas soal China dalam pertemuan KTT G7 nanti.

Trump diketahui telah menyerang Beijing atas penanganan Covid di Negeri Tirai Bambu, yang merupakan episenter awal penyebaran virus Corona.

Baca juga : Tolak Undangan Trump, Merkel Ogah Hadiri KTT G7 di Washington

Jumat (29/5) lalu, pemerintahan Trump juga bersiap mengakhiri treatment khusus untuk Hong Kong, sebagai balasan atas keputusan China memberlakukan Undang-undang Keamanan yang baru di wilayah bekas jajahan Inggris.

Keputusan menunda G7 menjadi semacam retret bagi Trump, yang telah berusaha menjadi tuan rumah bagi kelompok negara-negara industri utama. Mengambil tempat di Washington, Trump berupaya menunjukkan bahwa AS telah kembali normal pasca pandemi Covid, yang telah merenggut lebih dari 103 ribu jiwa warga Negeri Paman Sam.

Baca juga : Tak Punya Surat Izin, Jangan Harap Bisa Keluar Masuk Jakarta

Trump awalnya membatalkan pertemuan langsung G7 pada Maret 2020, karena saat itu penyebaran pandemi begitu merajalela. Namun, ia terus berupaya menyelenggarakan event tersebut.

Gedung Putih mengungkap, rencana pertemuan langsung G7 disetujui oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. Namun, PM Kanada Justin Trudeau menolaknya, karena khawatir ada potensi penularan Covid. Pekan ini, Kanselir Jerman Angela Merkel juga sudah menyatakan tidak dapat hadir.

Baca juga : Surat Dibatalkan Pimpinan, Kompol Rossa Kerja Lagi di KPK

Sementara Korea Selatan, dikabarkan menyambut baik undangan Trump. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense