Sebelumnya
Kemudian, Mahathir juga yang “membunuhnya”. Mahathir juga yang mengecilkannya. Mahathir juga yang membuat “baunya”. Mereka kawan. Mereka duet. Mereka jadi musuh. Mereka jadi duel. Akhirnya, mereka duet lagi. Tiga tahun lalu. Saat mereka bersepakat menumbangkan Najib.
“Dulu musuh, tapi kita kerja sama,” kata Mahathir kepada kami dari Iswami. Mahathir mengenang perkawanan dan permusuhannya dengan Anwar itu, sambil menghela napas. Lalu meminum air putih.
“Perselisihan itu ada, tapi tidak penting,” lanjut Mahathir menyebut alasan dirinya dan Anwar bisa bersatu. Yang paling penting itu, katanya, Negara menjadi lebih baik.
Baca juga : Gowes Sepeda 18 KM, Mahathir Masih Nyetir
Tapi, ada juga yang tak kalah penting. Soal janji. Mahathir berjanji tak mau lama-lama lagi menjadi Perdana Menteri. Dulu, sejak dipilih menjadi Perdana Menteri ke-4, Mahathir bertahan sangat lama. 28 tahun. Terlama se-Malaysia. Tapi, tak bisa ngalahin kawan karibnya: Soeharto.
Kali ini, dia hanya akan menjalaninya separuh saja. Separuhnya lagi akan dihibahkan ke Anwar Ibrahim. “Itu janji saya ke Anwar,” kata Mahathir.
Mahathir tak lupa punya janji. Tak pura-pura lupa. Atau malah melupakannya. “Janji saya ke Anwar akan ditunaikan,” tegasnya, dengan suara tebal, pelan tapi berintonasi dan penuh makna juga.
Baca juga : Mahathir: Masih Suka Balapan?
Kapan tepatnya Tun Mahathir tunaikan janji? Dia tak bisa menyebut tanggalnya. Bulannya. Juga tahunnya. “2,5 sampai 3 tahun,” dia memberi kode.
Mahathir dilantik jadi Perdana Menteri Mei 2018. Kalau lihat kode itu, mungkin dia lengser 2021. Saat dia berumur 96 tahun. Saat Anwar Ibrahim berumur 74 tahun.
“Saya masih memperbaiki masalah utang yang terlalu besar, juga pembersihan dari korupsi,” ungkap- nya menyampaikan alasan kenapa dia menyebut angka 2,5 sampai 3 tahun itu.
Baca juga : Cerita Duka Korban Pelecehan Seksual Oknum Gereja
Semoga Tun Mahathir sehat. Semoga Anwar sehat. Semoga Malaysia segera bebas dari utang dan bersih dari korupsi. Bersambung
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.