RM.id Rakyat Merdeka - Prancis nggak terima, warganya yang melancong ke Inggris dikenai aturan isolasi 14 hari. Dalam waktu dekat Prancis akan melakukan hal serupa ke wisatawan Inggris.
Sekadar info, terhitung sejak Sabtu (15/8) pukul 4 pagi, Inggris mewajibkan pelancong dari Prancis dan Belanda menjalani isolasi mandiri selama 14 saat tiba di negara itu.
Negara lain yang kena aturan ini antara lain Monako, Malta, dan Kepulauan Caicos.
Baca juga : Mesin Penyimpan Buatan Balitbangtan Bikin Cabe Tahan 30 Hari
“Jika Anda tiba di Inggris setelah pukul empat pagi pada Sabtu besok dari negara ini, maka Anda harus mengisolasi diri selama 14 hari,” kata Grant Shapps, Menteri Transportasi Inggris, Jumat (13/8).
Shapps mengatakan keputusan ini dibuat untuk menjaga agar kasus infeksi Covid-19 di negerinya tetap rendah.
Tak terima, pejabat Prancis menyatakan akan membalas Inggris dengan tindakan serupa.
“Keputusan Inggris ini kami sayangkan dan akan memicu terjadinya kebijakan balasan, berharap semua ini akan kembali normal secepatnya,” kata Clement Beaune, Menteri Muda Prancis untuk Urusan Eropa.
Baca juga : PDIP: Pergantian Rieke Di Baleg Rotasi Biasa
Inggris menerapkan kebijakan ini setelah terjadi lonjakan kasus baru harian Covid-19 di Prancis dan Belanda.
Prancis, yang merupakan negara favorit kedua bagi warga Inggris untuk liburan, mencatat rekor peningkatan kasus virus corona pasca relaksasi lockdown sebanyak 2.669 kasus dalam 24 jam.
Kebijakan Inggris ini menjadi pukulan keras tidak hanya bagi industri wisata Prancis sekaligus para pelancong dari Inggris yang sudah menyiapkan waktu dan biaya untuk berlibur. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.