Sebelumnya
Sebagai Duta Besar Indonesia untuk AS, Lutfi menegaskan komitmennya untuk memajukan kerja sama Indonesia-AS dalam menanggulangi pandemi Covid-19, dan mempercepat pemulihan ekonomi di masa-masa sulit ini.
"Saya juga siap berkolaborasi dengan mitra kerja dari berbagai kalangan di AS untuk terus memperkuat hubungan ekonomi, maritim, pertahanan dan keamanan, serta people-to-people contact,” papar Duta Besar Lutfi, yang saat itu mengenakan pakaian Teluk Belanga lengkap dengan peci hitam.
Baca juga : Bertemu Presiden Serbia, Yasonna Sampaikan Niat Perkuat Kerja Sama Bilateral
“Tujuan strategis saya adalah mendorong hubungan bilateral RI-AS ke tingkat yang lebih tinggi. Utamanya, mempromosikan kerja sama perdagangan dan investasi dua arah, yang lebih kuat antara Indonesia dan AS. Dengan lebih jauh mengeksplorasi potensi, yang masih sangat terbuka lebar,” pungkas Duta Besar yang juga alumnus Purdue University, Indiana, AS ini.
Acara penyerahan Surat-surat Kepercayaan tersebut, diakhiri dengan foto bersama antara Presiden Donald Trump dengan Dubes Lutfi dan istrinya.
Baca juga : Meski di Tengah Pandemi, Pertamina Tetap Lanjut Bangun Kilang
Sebelum menjabat sebagai Dubes RI untuk AS, Muhammad Lutfi pernah memegang berbagai jabatan strategis di pemerintahan. Antara lain sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2005-2009), Dubes LBBP RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia (2010-2013), dan Menteri Perdagangan (2014).
Sebagai pengusaha, dubes kelahiran 16 Agustus 1969 ini antara lain pernah menjadi Ketua HIPMI Jaya (1998-2001), Ketua Nasional HIPMI (2001-2004), serta memegang posisi penting di sejumlah perusahaan besar. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.