Sebelumnya
Pembunuhan ilmuwan-ilmuwan terkemuka Iran seperti Prof. Mohsen Fakhrizadeh, tegas pernyataan Kedubes Iran, tidak akan melemahkan kemajuan Iran di berbagai ranah, termasuk sains dan inovasi.
Di saat yang sama, pihak Kedubes Iran juga sangat menyanyangkan media-media utama di Barat, yang dengan cara yang menyesatkan, malah berusaha menutupi tindakan teroris ini, dengan menyoroti program nuklir Iran. Sementara Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) berulang kali telah mengonfirmasi, Iran telah sepenuhnya mematuhi JCPOA.
Baca juga : WNI Di Swedia dan Latvia Kenalan Dengan Dubes Baru Kamapradipta Isnomo
Bahkan, kutip Kedubes Iran terhadap IAEA, langkah-langkah Iran dalam menanggapi penarikan sepihak AS dari JCPOA, tidak berdampak pada pengawasan dan pemantauan, serta verifikasi IAEA atas program nuklir damai Iran.
Program nuklir damai Iran bahkan tetap tunduk pada kerangka inspeksi internasional yang "paling kuat" dalam sejarah IAEA.
Baca juga : Biden: Kami Akan Menang Dengan Dukungan Mayoritas
Karena itu, Republik Islam Iran, masih menurut pernyataan resmi Kedubes Iran, memperingatkan terhadap tindakan apapun dan menekankan pada hak sah dan wajarnya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan, demi membela rakyat, serta, mengamankan kepentingannya, termasuk akan menjawab pembunuhan ini, pada waktu yang tepat. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.