BREAKING NEWS
 

Kasus Positif Tembus 18 Juta

Ngeri, Tiap Hari 600 Warga India Tewas Kena Covid-19

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 30 April 2021 05:20 WIB
Warga menyaksikan kremasi massal jenazah pasien Covid-19 di New Delhi, India.

 Sebelumnya 
Sementara itu, pemerintah mengatakan lebih dari 8 juta orang telah mendaftar untuk vaksinasi, tetapi tidak menjelas­kan berapa banyak orang yang mendapat jatah.

Sekitar 9 persen penduduk telah menerima satu dosis sejak kampanye vaksinasi dimulai pada Januari lalu. Dengan prioritas petugas kesehatan dan kemudian lansia.

Baca juga : 1.867 Orang Yang Masuk Indonesia Terpapar Covid-19

Bantuan Negara Sahabat

Bantuan negara sahabat telah berdatangan ke India. “Wabah Covid-19 India adalah krisis kemanusiaan,” kata Senator Demokrat Amerika Serikat Elizabeth Warren di Twitter.

Baca juga : India Dihantam Tsunami Covid

“Saya menyurati ke @moderna_tx, @pfizer, dan @jnjnews untuk mengetahui langkah apa yang mereka ambil untuk memperluas akses global ke vaksin mereka untuk menyela­matkan nyawa dan mencegah penyebaran varian ke seluruh dunia,” ujar Warren.

Selain itu, dua pesawat dari Rusia yang membawa 20 konsen­trator oksigen, 75 ventilator, 150 monitor samping tempat tidur, dan obat-obatan seberat 22 metrik ton, tiba di Delhi, kemarin.

Baca juga : Kasus Positif Nambah 5.656, Jawa Barat Masih Betah Di Tangga Teratas

Begitu juga dengan AS mengirim pasokan 1.000 tabung oksigen, 15 juta masker N95, dan 1 juta tes diagnostik cepat. Bantuan tersebut senilai lebih dari 100 juta dolar atau sekitar Rp 1,44 triliun (1 dolar Rp 14.441,10). Menurut pernyataan Gedung Putih, Rabu (28/4), bantuan tersebut mulai tiba pada Kamis.

AS juga telah menyerahkan pasokan manufaktur AstraZeneca ke India. Bahan tersebut, menurut Gedung Putih, me­mungkinkannya membuat lebih dari 20 juta dosis vaksin Covid-19. [DAY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense