BREAKING NEWS
 

Bantu Israel Gempur Palestina

Biden Sama Edannya

Reporter & Editor :
APRIANTO
Selasa, 18 Mei 2021 07:40 WIB
Warga Palestina menggelar shalat jenazah terhadap korban yang tewas dibombardir tentara Israel yang biadab, Senin (17/5/2021). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden sama edannya dengan Israel. Bukannya menghentikan perang yang telah menelan korban ratusan jiwa dan anak-anak Palestina, Biden malah membantu Negeri Zionis itu bombardir Palestina.

Sudah sepekan, perang Israel dan Pelestina bergejolak. Sampai kemarin, belum ada tanda-tanda akan berakhir. Setiap hari, pasukan Israel menyerang Gaza. Ratusan gedung dan rumah hancur lebur. Bahkan, gedung Al-Jalaa yang jadi kantor media Al-Jazeera dan The Associated Press, juga jadi sasaran roket Israel.

Kelakuan iblis Israel itu dibalas oleh Brigade Al-Qassam-nya Hamas. Ratusan roket mereka dikirimkan ke Israel. Meskipun Israel memiliki Iron Dome untuk menangkis roket pejuang Palestina, namun beberapa ada yang lolos.

Baca juga : Ganyang Israel, NasDem Dukung Kedaulatan Palestina

Bahkan, roket Hamas sudah sampai ke Tel Aviv dan tempat-tempat strategis Israel seperti pelabuhan, pangkalan militer, dan bandara. Keberadaan roket-roket Hamas yang berhasil menembus Iron Dome membuat warga Israel ketar-ketir. Dari beberapa video yang beredar, terlihat warga Israel mulai panik. Mereka berlarian mencari tempat aman.

Hingga kemarin, total korban meninggal di Gaza mencapai 192, 1.235 lainnya terluka. Di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, 17 orang meninggal dunia, seorang di antaranya anak-anak, dan 4.273 lainnya terluka. Di pihak Israel, 10 orang meninggal dunia, dua di antaranya anak-anak. Korban terluka mencapai 564 orang.

Aksi balas serangan ini pun mendapat reaksi pemimpin dunia, tak terkecuali Biden. Orang nomor satu di Amerika itu bahkan menelpon langsung Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Ia prihatin atas konfrontasi di Tepi Barat.

Baca juga : Rudal Palestina Hantam Kapal Perang Israel

“Komitmen yang kuat sebagai solusi dua negara dinegosiasikan sebagai jalan terbaik untuk mencapai resolusi yang adil dan berkepanjangan dari konflik Israel-Palestina,” ucap Biden menurut pernyataan resmi Gedung Putih AS, seperti dilansir AFP, Minggu (16/5).

Meski begitu, suksesor Trump itu menganggap serangan yang dilancarkan Israel sebagai upaya mempertahankan diri dari serangan Hamas. Bahkan, dia menganggap Hamas sebagai kelompok teroris yang harus dilawan. “Dukungan kuat untuk hak Israel untuk mempertahankan diri dari serangan roket dari Hamas dan kelompok teroris lainnya di Gaza,” cetusnya.

Biden juga meminta, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, berbicara ke Hamas agar tidak lagi menembakkan roket ke Israel. Meski di akhir pembicaraan teleponnya dengan Abbas, ia berjanji, Palestina akan menikmati martabat, keamanan, kebebasan, dan peluang mengerek perekonomian.

Adsense

Baca juga : Lawan Israel, Ini Permintaan Palestina Ke Indonesia

Anggota DPR AS, Ayanna Soyini Pressley kecewa dengan pemerintah AS karena membantu Israel menghancurkan pemukiman Palestina. Menurut Ayanna, pemerintah AS mengirimkan dana sebesar Rp 54,3 triliun untuk membantu kekuatan militer Israel.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense