Dark/Light Mode

Koran Israel Akui Kemenangan Hamas Palestina

Minggu, 16 Mei 2021 18:32 WIB
Petugas pemadam kebakaran memeriksa kendaraan yang rusak di kota Holon dekat Tel Aviv, Israel, pada Selasa (11/5/2021), setelah dihantam dari Jalur Gaza. [Foto: Ahmad GHARABLI / AFP]
Petugas pemadam kebakaran memeriksa kendaraan yang rusak di kota Holon dekat Tel Aviv, Israel, pada Selasa (11/5/2021), setelah dihantam dari Jalur Gaza. [Foto: Ahmad GHARABLI / AFP]

RM.id  Rakyat Merdeka - Israel diperingatkan pada bencana yang akan menimpa negara itu, akibat konflik dengan Palestina saat ini. Peristiwa ini dinilai justru menguntungkan kelompok perlawanan Palestina.

Peringatan ini disampaikan surat kabar Israel dan beberapa pengamat. Koran Haaretz misalnya, pada Minggu (16/5/2021) menulis, “Apapun yang terjadi, ketegangan meningkat atau menurun, Hamas sudah mencapai apa yang diinginkannya, terutama foto-foto serangan ke Tel Aviv, dan pembalasan mereka atas insiden di Jerusalem (Al Quds) sudah tersebar,” seperti dilansir kembali oleh Pars Today.

Berita Terkait : Muhadjir: Larangan Mudik Belum Maksimal 100 Persen

“Spanduk-spanduk besar bertuliskan pujian pada Hamas dan pemimpinnya, serta pembelaan Hamas atas Jerusalem dan kehormatan warga Palestina di Masjid Al Aqsa ada dimana-mana. Dalam jangka panjang, kemenangan implisit akan menjadi milik Hamas, kelompok yang menyerang Israel dan yang melawan agresi Tel Aviv.”

Sebelumnya, sejumlah peryataan dari warga Israel sendiri juga sudah memunculkan pesimisme mereka. Mantan Direktur Dinas Intelijen Israel Mossad, Efraim Halevy misalnya mengakui, Israel di ambang bencana. “Ini kegelapan sebelum jurang yang curam,” akunya.

Berita Terkait : Pakistan: Serangan Israel Bukan Konflik, Tapi Pembantaian Palestina!

Tokoh lainnya, jurnalis Israel yang dikenal dekat dengan komandan militer Israel, Roni Daniel menuturkan, “Saya tidak yakin apakah anak-anak saya punya masa depan di sini (Israel). Sepertinya mereka tidak akan tinggal lama di sini.”

Termasuk sejarawan Israel, Benny Morris juga pernah menyatakan, dalam beberapa tahun ke depan, bangsa Arab dan Muslim akan menang, dan Yahudi akan menjadi minoritas di tanah ini, mereka akan terusir atau terbunuh. Yang beruntung adalah yang melarikan diri ke Amerika Serikat atau Eropa.” [RSM]