BREAKING NEWS
 

Lembek Ke Israel

PBB = Perserikatan Bohong-Bohongan

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 19 Mei 2021 07:55 WIB
Sebuah gedung apartemen di Palestina yang meledak dan terbakar akibat serangan roket Israel. (Foto: Reuters)

 Sebelumnya 
Turki ikut menyentil AS. Duta Besar Turki untuk PBB, Feridun Sinirlioglu menilai kegagalan DK PBB tak bisa diterima. Sinirlioglu mengutuk keras agresi Israel, termasuk serangan udara, terhadap warga Palestina. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Palestina atas hilangnya nyawa, termasuk bayi dan anak-anak. Ia mengatakan, mekanisme perlindungan internasional harus dibentuk untuk mencegah agresi Israel dan memastikan perlindungan bagi warga sipil Palestina.

Di Indonesia, dukungan terhadap Palestina dan kecaman terhadap Israel terus disuarakan. Mulai dari pemerintah, DPR, MPR hingga rakyat biasa. Bahkan, kemarin ribuan buruh berunjuk rasa di kantor PBB di Jakarta, menyampaikan protes terhadap aksi kekejaman Israel terhadap Palestina.

Baca juga : Kecam Israel, Demokrat Minta Pemerintah Dorong KTT Luar Biasa OKI

Eks Ketum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif ikut mengkritik PBB yang dianggap tak berdaya melihat kebiadaban yang terjadi di Palestina. Buya juga menyayangkan dunia Arab tidak pernah kompak menyudahi konflik yang telah berumur panjang ini.

“PBB seperti macan ompong berhadapan dengan negara Zionis dukungan Amerika Serikat ini,” kritik Buya.

Baca juga : Lemah Tanggapi Serangan Ke Israel, Trump Ejek Pemerintahan Biden

Warganet Indonesia sampai mengelus dada melihat PBB tak berdaya. Akun @aryrmansh menceritakan, sejak SD ia selalu diberi tahu bahwa PBB adalah penjaga perdamaian. Namun sekarang PBB ternyata perserikatan boong-boongan, tak berdaya di bawah telunjuk AS.

“PBB sekarang nggak jelas, Palestina begini, diem aja. Gembel,” cetusnya.

Baca juga : Kementan Ajak Kerja Kolaboratif Kelola Pertanian Di Pondok Pesantren

Pengamat politik dari President University, AS Hikam menilai, sikap diam Presiden AS Joe Biden terhadap konflik Israel-Palestina memang memuakkan. Padahal, sebanyak 30 Senator dari Partai Demokrat sudah menyuarakan untuk menghentikan serangan tersebut. “Ada yang tak beres dengan Biden,” kata Hikam, kemarin.

Kata dia, solusi konflik Palestina sama seperti yang disuarakan Gus Dur. Kemanusiaan dan antikekerasan adalah prinsip utama. Militer dan politik saja tak cukup. “Dunia mesti stop penindasan dan kekerasan di Palestina,” pungkasnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense