Sebelumnya
Kemnaker, lanjut Rusydie, juga mengupayakan perluasan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai stakeholder dan perusahaan. Di antaranya dengan Masyarakat Ekonomi Syariah, PT Telkom, Martha Tilaar, Perhimpunan Paricara Usada Indonesia, PT Panasonic, Bank Syariah Indonesia, Himpunan Kawasan Industri, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, PT Pegadaian, dan PT Polytron.
Tujuannya, agar BLK Komunitas semakin mandiri, mampu meningkatkan kualitas pelatihan, serta menempatkan alumni pelatihannya sebagai pekerja terampil, maupun sebagai wirausahawan.
Baca juga : Gandeng UGM, Kemenhub Teliti Pengembangan Transportasi Ibu Kota Baru
"Tahun ini kerja sama itu kami perluas. Kita akan melakukan penandatangan MOU-nya, Kemnaker mengembangkan kemitraan dengan berbagai pihak," ungkapnya.
Sementara itu, BLK Komunitas Pondok Pesantren Giri Kusumo telah menunjukkan kemandiriannya dengan melahirkan lulusan yang ditampung oleh PT Astra dan Honda, serta wirausahawan yang membuka bengkel di kampung asalnya masing-masing.
Baca juga : Angka Pengangguran Tinggi Produktivitas Masih Rendah
Diketahui, BLK Komunitas Pondok Pesantren Giri Kusumo merupakan salah satu BLK Komunitas unggulan yang fokus pada satu program pelatihan Teknik Sepeda Motor (TSM) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
"Alhamdulillah dan terima kasih kepada Kemnaker. Berdirinya BLK Komunitas memberi banyak manfaat dalam membekali santri-santri dan masyarakat sekitar lingkungan pesantren keterampilan otomotif," paparnya. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.