BREAKING NEWS
 

Indonesia-Inggris Bahas Kerja Sama Ketenagakerjaan

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : MUHAMMAD RUSMADI
Kamis, 21 Oktober 2021 20:45 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kiri) dan Sekretaris Negara Departemen Pekerjaan dan Pensiun Inggris, Therese Coffey.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima kunjungan Sekretaris Negara Departemen Pekerjaan dan Pensiun Inggris, Therese Coffey di Kantor Kementerian Ketenakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam itu, keduanya mendiskusikan berbagai peluang peningkatan kerja sama dan kolaborasi antar kedua negara. Khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Baca juga : Dubes Al Busyra Basnur Lirik Kerja Sama Dengan Universitas Jimma, Ethiopia

Ida mengatakan, saat ini Indonesia sedang mengembangkan sistem monitoring pengawasan bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berbasis digital. Mengingat Inggris telah mengembangkan dan mengimplementasikan mobile laboratory unit, hal ini dapat menjadi best practices bagi pengembangan sistem monitoring pengawasan bidang K3 berbasis digital untuk diterapkan di Indonesia.

"Diharapkan penerapan sitem monitoring berbasis digital ini dapat memberikan kemudahan pelaksanaan fungsi pengawasan ketenagakerjaan di Indonesia," kata Ida dalam keterangannya.

Baca juga : Pebisnis Indonesia-China Bahas Kerja Sama Digital, Industri Kesehatan Dan Ekonomi Hijau

Pemerintah Indonesia berharap, lanjutnya, pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3 dapat menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum di bidang ketenagakerjaan dan pelayanan pengujian lingkungan kerja. Juga harus berani melakukan perubahan menuju budaya berbasis kepercayaan.

"Saya percaya, dengan dukungan Dr Therese beserta tim, kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris, khususnya di bidang ketenagakerjaan dapat lebih meningkat dan berkembang," tambah mantan Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII (1999-2018) itu.

Adsense

Baca juga : Wanda Nara, Kena Karma Diselingkuhi

Pemerintah Indonesia telah menjalin hubungan diplomatik dengan Pemerintah Inggris sejak 1949. Kedua negara juga tergabung dalam G20 dan isu mengenai ketenagakerjaan. Hal ini menjadi salah satu perhatian utama dalam upaya mewujudkan prioritas negara anggota G20, seperti pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan dan berimbang, serta inklusif.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense