Tausiah Politik
Sebelumnya
Ia lama mengajar di McGill University dan sering mengikuti kegiatan akademik di AS. Karya-karya monumentalnya hampir semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa dunia Islam, termasuk bahasa Indonesia dan bahasa Melayu.
Dasar pemahaman keagamaan keluarganya yang cukup kuat itu dapat ditelusuri dari ayahnya yang bernama Maulana Shihab ad-Din, seorang ulama tradisional kenamaan lulusan Dar al-‘Ulum, Deoband.
Baca juga : Pengaruh Ismail Al-Faruqi
Maulana Shihab ad-Din sendiri adalah seorang ulama modern, meskipun terdidik dalam pola pemikiran Islam tradisional. Ayahnya ini memiliki keyakinan bahwa Islam melihat modernitas sebagai tantangan-tantangan dan kesempatan-kesempatan yang harus dihadapi.
Keyakinan seperti ini pulalah yang kemudian dimiliki dan mewarnai kehidupan dan pemikiran Fazlur Rahman. Ia disejajarkan dengan ilmuan Islam berkaliber Internasional lainnya di AS dan di dunia Barat.
Baca juga : Pengaruh Muslim Scholars AS Di Luar Negeri
Ia sezaman dengan ilmuan AS lainnya seperti Sayyed Hussen Nasr, dan Al-Faruqi. Di antara karya monumentalnya ialah Islam (1979), Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition (1982), Major Themes of the Qur’an, (1999), Islamic Methodology in History, Central Institute of Islamic Research, (1965), Health and Medicine in the Islamic Tradition, (1987), Riba and Interest, Islamic Studies (1964), Shariah, Chapter from Islam (1968). Tentu masih banyak artikel-artikel lainnya yang bertebaran di berbagai Perpustakaan bisa menjumpainya di sana.
Bekal dasar tersebut di atas memiliki pengaruh signifikansi yang cukup berarti dalam pembentukan kepribadian dan intelektualitas Fazlur Rahman pada masa-masa selanjutnya.
Baca juga : Pengaruh Muslim Scholars Di AS
Melalui didikan ayahnya, Fazlur Rahman menjadi sosok yang cukup tekun untuk menimba pengetahuan dari berbagai sumber dan media, termasuk karya-karya Barat.
Pengajaran dan pendidikan tradisional ilmu-ilmu keislaman pada waktu kecil beliau diterima dari ayahnya Maulana Shihab ad-Din di rumah. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.