BREAKING NEWS
 

AMR & One Health

Kamis, 11 Juli 2024 10:00 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Sehubungan berita koran Rakyat Merdeka dua hari yang lalu tentang penelitian BRIN pencemaran air sungai Citarum maka saya sampaikan tiga hal, khususnya tentang pencemaran antibiotika Amoksisilin.

Pertama, kalau air itu diminum warga maka artinya bukan tidak warga itu terminum juga antibiotika amoksisilin dalam dosis rendah. Kalau ini berkepanjangan -karena memang warga tinggal di pinggir sungai dan kehidupannya banyak bergantung pada sungai- maka artinya warga akan terus terminum antibiotika yang pada akhirnya dapat saja terjadi resistensi antibiotika, dan inilah yang dikenal sebagai AMR – anti microbial resistance. Selama ini banyak dibicarakan bahwa AMR terjadi kalau seseorang makan antibiotika berlebihan, atau tidak teratur, atau tidak dihabiskan sesuai dosisnya. Nah, pencenaran sungai Citarum ini menunjukkan bahwa resistensi AMR juga dapat terjadi karena kerusakan lingkungan.

Adsense

Baca juga : Bali Di Konferensi Ketahanan Kesehatan

Kedua, dalam penelitian BRIN tentang pencemaran sunga Citarum ini disebutkan juga bahwa ada peternakan di tepi sungai yang mungkin mencemarkan sungai dengan antibiotika. Kita tahu bahwa ada semacam “praktek buruk” yang memberikan antibiotika pada ternak sebagai bagian untuk pertumbuhan hewan ternak, sebagai growth promotor, yang tentu kebiasaan yang salah. Data menunjukkan bahwa kmonsumsi antibiotika di dunia lebih banyak pada hewan ternak daripada untuk manusia.

Ketiga, kedua hal di atas, lingkungan sungai dan antibiotika hewan ternak serta dampaknya pada manusia, membuktikan mutlak perlunya konsep “One Health” atau Satu Kesehatan, yang merupakan kerja bersama Kesehatan Manusia, Kesehatan Hewan dan Kesehatan Lingkungan.

Baca juga : ISPA Dan Pneumonia Pada Jamaah Haji

Prof Tjandra Yoga Aditama

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense