BREAKING NEWS
 

Moderasi Beragama Di Indonesia (22)

Antara Politik Islam Dan Islam Politik (Bagian 2)

Sabtu, 8 Februari 2025 05:46 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketika Ali dan Mu’awiyah berse­teru, masing-masing tidak ada yang mau mengalah. Ali sudah dilantik menjadi khalifah keempat tetapi ti­dak diakui oleh Mu’awiyah. Karena tidak ada yang mau mengalah maka terjadilah peperangan yang disebut Perang Shiffin. Mu’awiyah didukung oleh ‘Aisyah, isteri Nabi dan Ali tentu saja didukung oleh isterinya, Fathimah, putri Nabi. 

Perang tidak dapat dielakkan antara keduanya. Di tengah perang saudara ini, Amr ibn ‘Ash yang dikenal sebagai politikus cerdik di pihak Mu’awiyah, menyerukan gencatan senjata dan perdamaian.

Baca juga : Antara Politik Islam Dan Islam Politik (Bagian 1)

Ia menggunakan simbol 500 Al-Qur’an yang diusung di ujung tombak sambil mengajak semua pasukan untuk kembali kepada penyelesaian secara Al-Qur’an. Ali dan Mu’awiyah menyetujuinya. Ali mengutus Abu Musa al-Asy’ary, seorang ulama yang disegani dan Amru ibn Al-Ash mewakili pihak Mu’awiyah. Amr ibn ‘Ash tahu keshalihan dan kelemahan Abu Musa. Amr meminta agar demi kemuliaan Islam dan demi kemaslahatan umat Islam, sebaiknya Ali- dan Mu’awiyah mengundurkan diri lalu dicari tokoh lain yang lebih netral.

Dengan lugu Abu Musa, perund­ing mewakili pihak Ali ibn Abi Thalib menerima usulan itu. Ia diminta berpidato lebih awal di depan massa dan pasukan kedua belah pihak. 

Baca juga : Menepati Janji kepada Non-Muslim

Ia menyerukan bahwa sekarang ini tidak ada lagi khalifah dan kini saatnya kita akan mencari khalifah yang dapat diterima oleh semua pihak. 

Adsense

Tiba giliran Amr ibn ‘Ash, menelikung pernyataan itu dengan mengatakan, oleh karena sekarang tidak ada lagi khalifah maka dengan ini kami melegalkan Mu’awiyah sebagai khalifah. Tentu saja pihak Ali tidak menerimanya maka peperangan pecah kembali. Begitulah seterusnya hingga Ali mati terbunuh.

Baca juga : Memberi Subsidi Kepada Non-Muslim

Perang Shiffin merupakan pe­rang saudara dalam dunia Islam. Peperangan ini sering disebut fitnah kubra atau fitnah terbesar dalam sejarah umat Islam. Fitnah inilah kemudian melahirkan aliran teologi seperti syi’ah, murji’ah, khawarij, dan simbol ahlu sunnah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense