BREAKING NEWS
 

Moderasi Beragama Di Indonesia (33)

Antara Sentripetal Dan Sentrifugal

Senin, 24 Februari 2025 06:08 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam sudut pandang sosiologi, agama memiliki daya-daya yang luar biasa di dalam masyarakat. Nilai-nilai agama memiliki daya penyatu dan daya pemecah-belah yang amat dahsyat. 

Sering dilukiskan agama bagaikan nuklir. Ia bisa menjadi pembangkit tenaga listrik yang amat murah seperti dilakukan negara-negara besar, akan tetapi bisa juga menjadi bom seperti yang pernah menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki di Jepang.

Baca juga : Syahid = Patriot?

Nilai-nilai ajaran agama bisa memiliki potensi dan kekuatan yang jauh lebih kuat daripada kekuatan primordial, seperti ikatan kekeluargaan, kesukuan, kebangsaan, kebahasaan, dan kedaerahan. Jika aspek perbedaan antara satu agama dengan agama lainnya lebih ditekankan aspek perbedaannya (principle of negation) maka agama berpotensi tampil sebagai faktor disintegrasi nasional. Akan tetapi, jika aspek persamaan dan titik temu antara satu dengan lainnya lebih ditekankan (principle of identity), maka agama berpotensi tampil sebagai faktor integrasi nasional.

Jika agama ditampilkan sebagai faktor yang memiliki kekuatan daya penyatu, maka di situlah agama tampil sebagai faktor sentripetal. Sebaliknya jika agama ditampilkan sebagai faktor kekuatan daya pemecah-belah, maka di situlah agama akan tampil sebagai faktor sentrifugal.

Baca juga : Dampak Pengosongan Kolom Agama Dalam KTP

Agama sebagai faktor sentripetal atau sentrifugal tergantung kemampuan kita me-manage-nya. Sejarah panjang perjalanan kita sebagai warga bangsa sudah sering kali menimbulkan ketegangan konseptual. 

Adsense

Ketika nilai-nilai agama dijadikan kekuatan penggempur, maka agama akan mengeluarkan kekuatan daya sentrifugalnya. Sebaliknya jika nilai-nilai agama dijadikan kekuatan pemersatu dan perekat bangsa maka agama akan mengeluarkan kekuatan daya sentripetal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense