BREAKING NEWS
 

Pancasila Dalam Detak Jantung Asta Cita Dan Geopolitik Indonesia

Kamis, 24 April 2025 07:32 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks, ideologi Pancasila tetap kokoh sebagai jangkar moral dan pemandu arah pembangunan bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi, transformasi digital, dan tantangan geopolitik yang melanda, memperkokoh Panca­sila bukanlah sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus diwujudkan dalam seluruh dimensi kehidupan nasional. 

Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Raka­buming Raka yang membawa visi besar yang terangkum dalam Asta Cita—delapan program prioritas yang menjadi tulang punggung arah kebijakan nasional. Dalam konteks ini, memperkokoh ideologi Panca­sila bukan hanya menyangkut ­penguatan nilai dalam wacana, melainkan bagaimana ia dihidupkan secara praksis di setiap cita yang digagas pemerintah.

Baca juga : Meneguhkan Asta Cita: Jalan Reformasi Menuju Manajemen Pemerintahan Yang Bersih Dan Berwibawa

Asta Cita bukan sekadar deretan agenda pembangunan, tetapi sebuah manifestasi dari kehendak rakyat untuk melihat transformasi nyata dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Dalam setiap butir Asta Cita, terpantul nilai-nilai Pancasila yang hendaknya tidak hanya dijadikan simbol normatif, melainkan dijadikan kerangka etis dan strategis untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila bukan sekadar ­ideologi statis yang hanya dikaji dalam ruang akademik, atau dikumandangkan dalam seremoni kenegaraan, melainkan ideologi dinamis yang harus menyatu dalam denyut nadi kebijakan publik. Dengan menjadikan Panca­sila sebagai dasar filosofis dan Asta Cita sebagai per­wujudan praksisnya, Indonesia dapat memperkuat jati diri kebangsaan di tengah tekanan ideologis eksternal. 

Baca juga : Pertemuan Prabowo Dan Megawati:Fondasi Persatuan Bangsa Di Tengah Geopolitik Global

Akar dari persoalan ke­bangsaan saat ini seringkali terletak pada melemahnya internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Fenomena disrupsi sosial akibat media sosial dan paparan ideologi transnasio­nal, telah menjadikan banyak warga negara tercerabut dari akar budayanya. Di sinilah pen­tingnya menyinergikan program Asta Cita dengan penguatan nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, revitalisasi budaya lokal, serta pelibatan masyarakat sipil dalam proses pembangunan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense