BREAKING NEWS
 

Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (2)

Penciptaan Kosmos (Bagian 1) - Perspektif Saintis

Sabtu, 17 Mei 2025 05:51 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Tidak ada buku yang dapat diyakini paling benar tentang sejarah penciptaan alam semesta (kosmos) selain kitab suci bagi para pemeluknya. Kitab-kitab suci pun tidak secara rinci menceritakan kronologis sejarah penciptaannya kecuali hanya semacam ringkasan. Memang terlalu tebal kitab suci itu jika akan menceritakan semuanya.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa alam semesta tercipta diperkirakan 13,8 miliar tahun lalu, dimana zat dan energi muncul, yang menandai asal mula perkembangan dunia fisika. 

Baca juga : Apa Itu Drama Kosmos?

Pembentukan atom dan molekuler yang juga menandai asal mula perkembangan kimia. Pada 4,5 miliar tahun berikutnya terbentuk planet, lalu 3,8 miliar tahun kemudian mengawali kemunculan makhluk biologis yang diawali dengan tumbuh-tumbuhan lalu disusul hewan-hewan sederhana. 

Sejak 6 juta tahun lalu muncul makhluk simpanse dan makhluk mirip manusia. Dan sejak 2,5 juta tahun lalu “sapiens” itu oleh kalangan ilmuwan berev­olusi menjadi lebih mirip manusia di Afrika, kemudian menyebar ke wilayah lain 500 tahun berikutnya ke dalam bentuk species manusia dengan berbagai bentuknya.­

Baca juga : Belajar Dari Batu

Mereka sudah menggunakan alat berupa batu di dalam mempertahankan kehidupannya. Sejak 400.000 tahun lalu menusia dalam bentuk Neander­thal berevolusi di Eropa dan Timur Tengah dengan mulai menggunakan api sebagai kebutuhan sehari-hari. 

Adsense

Selanjutnya 300.000 tahun lalu berevolusi menjadi Homo Sapiens di Afrika dengan peradaban yang semakin berkembang. Hanya saja kita belum mendapatkan informasi secara ilmiah kapan periode Adam dan Hawa ber­langsung (Yuval Noah Harari, 2024).

Baca juga : Belajar Dari Kucing Dan Anjing

Para ilmuwan juga memiliki ber­bagai perspektif tentang penciptaan dan kejadian kosmos. Kalangan filosof berpendapat, kosmos ini terjadi dengan sendirinya (creatio ex nihilo). Filosof lainnya mengkritisi pendapat ini dengan mengatakan bagaimana ada sesuatu tanpa ada yang mengadakannya. Kaum agamawan menyebutnya Sang Pri­makausa adalah Tuhan, yang menjadi pencipta segala makhluk. Mengenai apa dan siapa Tuhan itu terdapat perbedaan pendapat para pemikir.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense