BREAKING NEWS
 

Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (2)

Penciptaan Kosmos (Bagian 1) - Perspektif Saintis

Sabtu, 17 Mei 2025 05:51 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Para filosof mempunyai banyak pendapat mengenai hal ini. Di kalan­gan mereka berpendapat bahwa alam ini tercipta dengan sendirinya dan keberadaannya melalui proses yang teramat panjang tanpa bisa diketahui asal-usulnya. 

Pendapat ini tidak tertarik membicarakan siapa pencipta awal kosmos ini. Mereka lebih fragmatis untuk memikirkan bagaimana alam ini bisa berpartisipasi mendukung kapa­sitas manusia sebagai makhluk yang memiliki kecerdasan lebih dibanding dengan makhluk lainnya. Mereka juga tidak pusing sampai kapan alam semesta ini berproses. Apakah akan ada kiamat atau berkeadaan secara abadi.

Baca juga : Apa Itu Drama Kosmos?

Kalangan teolog lebih tegas me­nyatakan alam semesta ini diciptakan oleh atau berasal dari Sang Maha Pencipta. Proses penciptaannya banyak pendapat di antara para teolog. Ada ke­lompok yang menamakan diri sebagai Panteisme yang menganggap alam ini secara keseluruhan adalah Tuhan. Dia tampil dalam banyak rupa yang disebut sebagai pluralitas alam semesta.

Kalangan teolog lain menganggap alam semesta ini ciptaan Tuhan secara mutlak. Dari awal penciptaannya hingga proses akhirnya. Keseluruhannya adalah di bawah kendali mutlak Sang Penciptanya. Ada juga kalangan moderat yang menganggap alam dan proses perkembangannya kemudian tercipta melalui co-share antara Sang Pencipta dan kalangan makhluknya terutama manusia. BERSAMBUNG

Baca juga : Belajar Dari Batu

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 8, edisi Sabtu, 17 Mei 2025 dengan judul "Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (2) Penciptaan Kosmos (Bagian 1) - Perspektif Saintis"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense