BREAKING NEWS
 

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (4)

Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 2)

Kamis, 17 Juli 2025 06:24 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Al-Quran juga menegaskan bahwa yang punya ajal itu bukan hanya manusia sebagai perorangan tetapi suatu masyaakat juga punya ajal, likulli ummatin ‘ajal (setiap suatu komunitas itu mempunyai ajal). Dan dalam ayat lain juga dikatakan, “apa bila ajal tiba tidak akan ditunda atau dipercepat”.

Dalam periode ini berkembang faham positifisme yang menganggap agama adalah candu bagi masyarakat. Semua bisa diselesaikan dengan sains dan teknologi. Memang mistisisme di Barat bisa diredam tetapi mempertentangkan ilmu pengetahuan dan agama merupakan kesalahan besar.

Baca juga : Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 1)

Akibat dari berbagai kekecewaan ini maka muncul suatu kecenderungan baru dalam masyarakat untuk merevisi ulang pandangan hidup dunia Barat yang sedemikian jauh dirasuki pikiran sekularisme.

Kecenderungan inilah, menurut Prof Hull, yang menjadi cikal bakal lahirnya periode berikutnya, yaitu periode kebangkitan Islam jilid II. Kebangkitan hellenisme jilid II maju cepat, termasuk menghidupkan kembali mazhab empirisme Aristoteles dan rasionalisme Plato, yang kemudian dikenal New Platonisme.

Baca juga : Memahami Asas Peradaban Islam

Kedudukan agama pada periode ini mengalami stagnan. Satu persatu dunia Islam takluk di bawah kekuasaan penjajah Barat. Dunia Barat hanya mengembangkan sains dan teknologi tetapi melupakan agama sebagai pembimbingnya. Mereka baru sadar setelah bom Atom meledak di Hirosima dan Nagasaki. Ternyata benar bahwa iqra’ tanpa bi ismi Rabbik adalah malapetaka kemanusiaan.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Kamis, 17 Juli 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (4) Peradaban Islam: Iqra’ bi Ism Rabbik (Bagian 2)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense