Tausiah Politik
Sebelumnya
Sebaliknya, menurut Aristoteles, yang menekankan empirisme, yakni kita bisa belajar dari pengalaman nyata. Dalam konteks modern, bisa dianalogikan dengan Project-Based Learning atau STEM, ketika siswa belajar lewat praktik, eksperimen dan observasi.
Soal etika, Aristoteles menekankan bekerja keras (tidak malas), tidak workaholic. Harus berani bicara, tapi tidak arogan. Konsep ini sejalan dengan manajemen diri dan psikologi modern.
Baca juga : Peradaban Dunia Pra Yunani
Dalam soal politik dan sosial, ia menilai bentuk pemerintahan terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi masyarakat nyata, bukan utopia. Aristoteles mengembangkan logika silogisme yang merupakan cikal bakal metode ilmiah.
Pada zaman ini, India dan China juga sudah mulai bergeliat. Di India, periode ini disebut Zaman Weda atau awal filsafat India, Budhisme, dan Jainisme. Karakter keilmuan pada masa ini muncul perpaduan antara spiritualitas dan logika atau perpaduan antara mitos dan rasional.
Baca juga : Belajar Dari Kajian Prof L.W.H Hull (Bagian 3)
Di India, pada zaman ini sudah dikembangkan ilmu matematika dan astronomi. Di antara tokohnya ialah Panini dalam bidang linguistic dan tata bahasa, Kapila atau Sankhya yang mengembangkan ajaran dualisme purusha-prakriti. Mahavira dan Siddhartha Gautama yang mengembangkan ajaran etika, eksistensi, dan pembebasan.
Tokoh penting yang lahir di China pada periode ini antara lain Kongzi (Konfusius) yang mengembangkan konsep etika sosial dan politik, Laozi yang mengembangkan paham Daoisme, ilmu alam, dan teologi. Juga ada Mozi, Mencius, Zhuangzi yang dikenal juga sebagai pemikir besar China saat itu. Di China sudah dikenal dengan kebangkitan Khonfusionisme dan Taoisme.
Baca juga : Belajar Dari Kajian Prof L.W.H Hull (Bagian 2)
Di Timur Tengah sudah muncul Kerajaan Persia yang membawa kebangkitan sains dan filsafat serta spiritual. Di bagian dunia lain muncul peradaban Helenistik (pasca-Aleksander) dan pengaruh luas dari Kerajaan Babilonia, Mesir Kuno dan Ibrani.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Jumat, 29 Agustus 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (19), Peradaban Yunani Klasik (Abad ke-6 SM sampai Abad ke-1 M)"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.