Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Ibn Sina, yang di Barat lebih dikenal dengan nama Avicenna, memiliki nama lengkap Abu Ali al-Hussain Ibn Abdullah Ibn Sina. Ia lahir di Iran pada tahun 370 H/980 M dan wafat pada tahun 527 H/1037 M. Pendidikan dasarnya dimulai di Bukhara, dengan fokus pada bahasa dan sastra. Namun, minatnya yang besar terhadap ilmu pengetahuan membuatnya mempelajari berbagai bidang lain seperti geometri, logika, matematika, sains, fikih, dan kedokteran.
Tak ketinggalan, ia juga mendalami ilmu-ilmu syariah. Bahkan, Ibn Sina telah menghafal Al-Qur’an pada usia lima tahun. Dalam perjalanan hidupnya, ia kemudian lebih menonjol dalam bidang kedokteran dan dikenal sebagai The Father of Pharmacology serta memperoleh gelar Al-Syekh al-Rais al-Thibb (Mahaguru Kedokteran) pada masanya.
Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Jazari
Ibn Sina menulis hampir 450 karya dalam berbagai disiplin ilmu, namun yang masih dapat ditemukan hingga kini sekitar 240 karya, banyak di antaranya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa. Dari jumlah itu, sekitar 150 karya membahas filsafat dan 40 karya berfokus pada kedokteran.
Karyanya yang paling terkenal adalah Al-Qanun fi al-Thibb (The Canon of Medicine), yang telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 15 bahasa dunia dan hingga kini masih tersimpan di berbagai perpustakaan ternama di Eropa dan Amerika.
Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Biruni
Karya penting lainnya adalah Asy-Syifa’ (18 jilid) yang mencakup berbagai cabang ilmu pengetahuan, Al-Najat (Book of Deliverance) yang membahas kebahagiaan jiwa, serta Al-Majmu’, semacam kapita selekta ilmu pengetahuan yang ia tulis ketika berusia 21 tahun.
Ibn Sina dikenal sebagai dokter pertama dalam sejarah yang memperkenalkan metode eksperimen dan perhitungan ilmiah dalam meneliti berbagai penyakit menular serta cara-cara penanganannya.
Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Fazari
Ia juga menjadi pelopor penerapan teknik karantina untuk membatasi penyebaran wabah, serta mengembangkan uji klinis obat-obatan secara lebih profesional.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.