BREAKING NEWS
 

Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Filipina

Minggu, 7 Desember 2025 06:04 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Filipina dan Indonesia memiliki sejarah panjang yang hampir sama. Selain karena kedekatan geografis, keduanya juga memiliki kesamaan budaya dan genetis. Orang Indonesia di luar negeri sering ditanya, “Are you Philippine?” Begitu pula orang Filipina sering ditanya, “Are you Indonesian?

Hal ini disebabkan penampilan fisik penduduk kedua negara yang sangat mirip. Komunitas Muslim di Filipina, khususnya di kawasan Mindanao, juga memiliki kesamaan dengan Indonesia: mereka bermazhab Syafi‘i dan mengikuti teologi Ahlussunnah wal Jama‘ah.

Meskipun masyarakat Muslim di Filipina merupakan minoritas, posisi politik mereka sangat penting. Siapa pun yang ingin menjadi kepala negara selalu berharap mendapat dukungan dari komunitas Muslim.

Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Jepang

Mereka bahkan sering menjadi faktor penentu di antara calon-calon presiden yang bersaing, terlebih karena kantong-kantong Muslim berada di wilayah strategis.

Komunitas Muslim di Filipina sering diidentikkan dengan etnik Moro, sebuah istilah yang diberikan oleh pemerintah kolonial Spanyol. Julukan itu mengandung makna stereotip seperti buta huruf, jahat, tidak bertuhan, atau huramentados (tukang bunuh). Sejak saat itu, sebutan Moro melekat pada komunitas Muslim yang mendiami kawasan Filipina Selatan.

Bangsa Moro mengalami jatuh bangun dalam mempertahankan diri sejak masa penjajahan Spanyol, Amerika Serikat, hingga pemerintahan Filipina pasca kemerdekaan.

Baca juga : Harapan Dunia Terhadap Indonesia: Thailand

Mereka beberapa kali ditekan untuk beralih agama menjadi Kristen, namun mereka tetap mempertahankan keyakinannya.

Adsense

Mereka kerap dituduh sebagai pemberontak yang ingin memisahkan diri atau membentuk negara baru, padahal yang mereka perjuangkan pada dasarnya adalah kemerdekaan dalam menjalankan agama yang sering mendapatkan tekanan.

Seperti halnya Indonesia, Islam diperkirakan masuk ke Filipina pada abad ke-12 hingga 13 melalui Teluk Persia dan Pantai Malabar di India Selatan. Pada tahun 1390, seorang pangeran Minangkabau, Raja Baguinda, bersama para pengikutnya, menyebarkan Islam di beberapa kepulauan. Nama Karimal Makdum kemudian diabadikan sebagai nama salah satu masjid yang kerap disebut sebagai masjid pertama di Filipina.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense