Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam satu hadis disebutkan: “Jika bala akan menimpa, maka mata menjadi buta.” Hadis ini tidak dijelaskan apakah yang dimaksud dengan mata di sini adalah mata kepala atau mata hati. Yang jelas, kita sering memiliki pengalaman bahwa ketika bala menimpa diri kita, seakan-akan mata menjadi buta. Kadang kita menabrak kaca, tiang, atau terperosok ke dalam lubang karena mata tidak melihatnya. Mungkin karena panik atau sebab lain, mata tidak bekerja secara normal.
Sesungguhnya, kebutaan mata hati juga berpotensi mendatangkan musibah. Kecelakaan sosial yang sering menimpa anak cucu Adam bukan karena mata kepalanya buta, melainkan lebih disebabkan oleh kesilauan mata batin sehingga tidak lagi mampu membedakan mana yang hak dan mana yang batil. Kita yakin Adam, Hawa, dan putranya, Qabil, memiliki mata kepala yang baik, tetapi mata hati mereka silau atau bermasalah sehingga melanggar larangan Tuhan. Akibatnya, mereka jatuh dalam kehinaan dan penyesalan pun tak terhindarkan. Adam dan Hawa jatuh dari langit kebahagiaan ke bumi penderitaan, sedangkan Qabil beserta para pengikutnya jatuh ke dalam neraka penyiksaan.
Baca juga : Qabil, Bapak Koruptor di Bumi
Jika mata kepala yang buta, maka kecelakaan fisik yang akan menimpa. Akan tetapi, jika mata hati yang buta, maka kecelakaan sosial dan spiritual akan mengancam. Banyak contoh di sekitar kita, seperti para koruptor yang mengalami kecelakaan sosial sehingga diri dan keluarganya terpukul serta terisolasi di tengah masyarakat. Para terpidana korupsi ini dapat dijadikan pelajaran hidup.
Mereka yang semula hidup berkecukupan dan dikenal sebagai orang pintar, tokoh masyarakat, serta memiliki berbagai keterampilan, justru tergiur oleh daya tarik dunia. Akibatnya, mereka harus menanggung risiko hidup yang memprihatinkan dan menghabiskan sisa hidupnya di rumah tahanan.
Baca juga : Jejak Awal Korupsi: Ketamakan
Tragisnya, bukan hanya diri mereka yang mengalami penderitaan, tetapi juga seluruh anggota keluarga terdekat, bahkan teman sejawat dan masyarakat sekitarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.