BREAKING NEWS
 

Sosiologi Korupsi (7)

Pembuktian Terbalik ala Nabi Yusuf

Minggu, 11 Januari 2026 06:20 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Dalam narasi di atas, bukti permulaan sebenarnya telah ditemukan. 

Pengakuan kedua belah pihak menunjukkan adanya indikasi niat kejahatan, yang ditandai dengan kesadaran bersama untuk menutup rapat pintu dan jendela—meskipun perbuatan tersebut batal karena Nabi Yusuf mendapatkan burhan (petunjuk) dari Tuhannya.

Baca juga : Pemberantasan Korupsi Ala Nabi Syu’aib

Persoalan muncul ketika pihak perempuan memberikan kesaksian palsu. Ia memutarbalikkan fakta seolah-olah Nabi Yusuf yang berniat memperkosanya. Ia mencoba menyelamatkan diri dari murka suaminya dengan menuntut hukuman penjara bagi Yusuf. Namun, Nabi Yusuf diselamatkan oleh logika pembuktian yang dihadirkan oleh seorang saksi.

Logika yang digunakan sangat cerdas: jika koyak di depan, berarti ada perlawanan dari pihak perempuan (Yusuf menyerang); jika koyak di belakang, berarti pihak laki-laki mencoba lari menghindari kejaran (perempuan yang menyerang). Setelah bukti fisik diperiksa, terbukti bahwa baju Yusuf koyak di bagian belakang.

Baca juga : Korupsi Membutakan Mata Hati

Secara sosiologis-yuridis, ini menunjukkan bahwa kebenaran tidak hanya bersandar pada pengakuan lisan, tetapi pada petunjuk fisik yang logis. Dalam konteks korupsi, metode ini mengingatkan kita pentingnya menelusuri "jejak yang tertinggal" ketika saksi atau pelaku bungkam atau berbohong. Wallahu a’lam.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Minggu, 11 Januari 2026 dengan judul "Sosiologi Korupsi (7) Pembuktian Terbalik ala Nabi Yusuf"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense