BREAKING NEWS
 

Prabowo: Board of Peace, Keputusan Politik Perdamaian-Kemerdekaan Palestina

Jumat, 6 Februari 2026 06:57 WIB
Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M.Si

RM.id  Rakyat Merdeka - Keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) harus dibaca sebagai langkah politik luar negeri yang serius, rasional, dan berorientasi hasil.

Ini adalah pilihan strategis yang menunjukkan kematangan negara dalam membaca dinamika geopolitik global, khususnya terkait masa depan perjuangan Palestina yang semakin kompleks dan penuh tarik-menarik kepentingan internasional.

Keputusan ini lahir dari strategi diplomasi tingkat tinggi yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, yang melihat bahwa arena pengambilan keputusan global tidak boleh ditinggalkan apabila Indonesia ingin menggeser arah kebijakan internasional terkait Palestina. Dalam politik internasional, pengaruh lahir dari kehadiran aktif dalam mekanisme pengambilan keputusan.

Tujuan utama keikutsertaan Indonesia adalah memastikan perjuangan kemerdekaan Palestina tetap menjadi agenda utama, sekaligus mendorong terwujudnya solusi dua negara sebagai kerangka diplomasi internasional yang realistis dan berkelanjutan.

Negara yang memilih hadir memiliki kemampuan memengaruhi arah kebijakan, sementara negara yang menjauh hanya akan menyaksikan keputusan ditetapkan pihak lain.

Board of Peace adalah forum yang membahas stabilisasi, rekonstruksi, dan desain perdamaian Palestina pasca-konflik. Di sanalah agenda internasional dirumuskan, prioritas ditentukan, dan narasi global dibentuk. 

Baca juga : BPJPH dan USDA Perkuat Kemitraan Bilateral dalam Perdagangan Halal

Selama prinsip kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara tetap menjadi arah utama, partisipasi Indonesia memiliki legitimasi politik dan moral yang kuat sekaligus strategis.

Ketika Indonesia duduk di dalam forum tersebut, Indonesia mengambil peran sebagai aktor yang ikut menentukan, bukan sekadar pengamat. Ini adalah pergeseran penting dari diplomasi simbolik menuju diplomasi struktural.

Sudah dapat dipastikan keputusan ini memunculkan penolakan. Sudah dapat dipastikan ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman. Isu Palestina selalu menjadi medan yang mudah digoreng, dipelintir, dan dijadikan alat agitasi politik. Setiap langkah strategis kerap diseret menjadi tudingan ideologis, seolah diplomasi hanya boleh dibaca secara hitam putih.

Sebagian pihak memilih memainkan emosi publik, memelihara kecurigaan, dan membangun framing narasi ketakutan. Padahal dalam politik internasional, ketakutan yang dipelihara tanpa pemahaman hanya melahirkan stagnasi. Perjuangan Palestina tidak akan bergerak maju jika setiap keputusan strategis selalu dicurigai sebelum diuji secara rasional.

Indonesia mengerti sekali bahwa masuk ke BoP, berarti siap menghadapi resistensi. Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan ini melalui pendekatan strategis yang melibatkan konsultasi dengan para mantan Menteri Luar Negeri, tokoh agama, serta pemangku kepentingan nasional guna memastikan bahwa langkah diplomasi ini memiliki landasan politik, moral, dan konsensus nasional yang kuat.

Adsense

Namun kepemimpinan sejati justru terlihat ketika negara tidak tunduk pada tekanan opini sesaat. Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan ini dengan kesadaran penuh bahwa diplomasi efektif selalu mengandung risiko politik. Risiko tersebut harus dihadapi demi dampak jangka panjang yang lebih besar bagi kepentingan kemanusiaan dan keadilan global.

Baca juga : Prabowo Bahas Board Of Peace Hingga BRICS Dengan Eks Menlu Dan Wamenlu Di Istana

Selama puluhan tahun, Indonesia konsisten mendukung Palestina. Konsistensi itu hari ini diperbarui, diupgrade menjadi lebih terkristal. Dunia internasional bergerak melalui dewan, komite, dan mekanisme formal. 

Indonesia juga menegaskan memiliki opsi politik untuk menarik diri apabila arah Board of Peace menyimpang dari prinsip kemerdekaan Palestina atau tidak lagi sejalan dengan solusi dua negara yang diperjuangkan.

Selain itu, strategi Presiden juga mencakup kesiapan untuk berkontribusi secara finansial sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif dalam desain rekonstruksi dan stabilisasi Palestina pasca konflik, sebagai bentuk diplomasi yang tidak hanya simbolik tetapi juga substantif.

Tanpa kehadiran dalam struktur semacam itu, perjuangan hanya akan berputar pada pernyataan moral yang berulang dan mudah diabaikan. Masuk BoP memberi Indonesia kanal langsung untuk menyampaikan keberatan, koreksi, dan tekanan kebijakan terhadap pendekatan internasional yang timpang. 

Indonesia membawa perspektif bangsa yang lahir dari perjuangan anti-kolonial, sebuah perspektif yang relevan dan memiliki bobot moral kuat dalam setiap percakapan global tentang Palestina.

Perlu ditegaskan, keberpihakan tidak diukur dari seberapa keras teriakan, melainkan dari seberapa jauh pengaruh kebijakan dapat digeser. Palestina membutuhkan lebih dari simpati dan kecaman. Palestina membutuhkan negara sahabat yang bersedia masuk ke arena sulit, berdebat keras, dan mengawal agenda keadilan dari dalam sistem internasional.

Baca juga : Paradise Indonesia Perkuat Portofolio, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan Pada 2026

Indonesia sedang menjalankan peran tersebut.

Keputusan ini menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia bergerak maju, adaptif, dan berani. Ini adalah diplomasi yang bekerja, diplomasi yang memilih dampak ketimbang sensasi, serta diplomasi yang memahami bahwa sejarah selalu mencatat mereka yang berani bertindak ketika isu digoreng, disederhanakan, dan dipelintir.

Indonesia memilih tetap berdiri, tetap terlibat, dan tetap memperjuangkan Palestina melalui jalur kebijakan global yang nyata. Dan itulah makna kenegarawanan dalam politik luar negeri hari ini.

Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M. Si

Guru Besar Hubungan Internasional, Busan University of Foreign Studies (BUFS), Korea Selatan.
Visiting Professor, Tomsk State University (TSU), Federasi Rusia.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense