Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Rakyat Merdeka (RM.id), 10 Februari 2026, menurunkan berita berjudul “Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Regional Lawan Dengue ASEAN”.
Dalam berita tersebut disebutkan bahwa forum regional ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas negara, lintas sektor, dan lintas pemangku kepentingan.
Forum ini juga mendorong penyelarasan kebijakan serta adopsi strategi pencegahan dan pengendalian dengue yang lebih komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Baca juga : 4 Penyakit Infeksi Paru Berat
Berita itu mengingatkan saya pada tahun 2011, ketika saya menjabat sebagai Dirjen Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dan menyelenggarakan ASEAN Dengue Conference yang dihadiri 150 peserta dari seluruh negara ASEAN.
Konferensi tersebut antara lain bertujuan untuk bertukar informasi dan pengalaman negara-negara anggota ASEAN dalam pengendalian dengue, kegiatan penelitian, pembentukan jejaring regional, serta peningkatan komitmen pemerintah masing-masing negara anggota.
Pada akhir konferensi, para peserta berhasil merumuskan “Jakarta Call for Action on Combating Dengue”, yang kemudian menjadi acuan penanggulangan dengue di kawasan ASEAN.
Baca juga : Data Terbaru: Satu Orang Meninggal Akibat Virus Nipah
Jakarta Call for Action ini dicanangkan pada peluncuran resmi Hari Dengue ASEAN (ASEAN Dengue Day) tanggal 15 Juni 2011 di Museum Nasional Jakarta.
Peringatan Hari Dengue ASEAN 2011 di Jakarta merupakan yang pertama kali dilakukan, setelah sebelumnya ditetapkan dalam 10th ASEAN Health Ministers Meeting tahun 2010, yang juga saya hadiri.
Sayangnya, sejak 2011 hingga 2025, dengue masih menjadi masalah kesehatan penting di ASEAN, termasuk di Indonesia, bahkan di dunia.
Baca juga : Nipah Pada Kelelawar Di Indonesia
WHO menyebutkan sekitar separuh penduduk dunia berisiko tertular dengue. Data yang dilaporkan ke WHO menunjukkan peningkatan yang sangat jelas: dari 505.430 kasus pada tahun 2000 menjadi 14,6 juta kasus pada 2024.
Artikel berjudul “Global dengue epidemic worsens with record 14 million cases and 9000 deaths reported in 2024” yang dipublikasikan di International Journal of Infectious Diseases edisi September 2025 menyebutkan bahwa kasus dengue meningkat dua kali lipat dalam satu tahun, dari 7 juta kasus pada 2023 menjadi lebih dari 14 juta kasus pada 2024.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.