BREAKING NEWS
 

Etika Politik Dalam Al-Qur’an (16)

Menegakkan Keadilan

Selasa, 12 Februari 2019 07:27 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Diriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa ia pernah bersama Umar ibn Khaththab tiba-tiba didatangi seorang non-muslim dari Mesir mengadukan halnya: Wahai Amirul Mukminin, Amr ibn ‘Ash pernah mengadakan perlombaan pacuan kuda dan aku yang menang, namun tiba-tiba putra Ibn ‘Ash bernama Muhammad mengklaim kemenangan itu dengan mengatakan itu kudanya.

Baca juga : Tidak Boleh Menghina Dan Menelantarkan Non Muslim

Aku tetap mempertahankan bahwa itu bukan kudanya tetapi kudaku, hingga Muhammad ibn Ash mencambuknya. Setelah itu ia mengatakan ambillah kudamu, aku ini adalah putra yang mulia Amr ibn ‘Ash.

Baca juga : Etika Terhadap Non-Muslim

Menanggapi laporan dari non muslim Mesir itu, maka Umar ibn Khaththab menyurat ke Amr ibn ‘Ash agar ia bersama putranya, Muhammad segara menemuinya.

Baca juga : Mengenal Siyasah Syar’iyyah

Akhirnya ia bersama putranya datang menemui Umar ibn Khaththab, sedangkan Muhammad ibn ‘Ash bersembunyi di belakang orang tuanya. Umar mencari orang Mesir yang pernah dianiaya lalu diperintahkan untuk mencambuk Muhammad hingga memar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense