Tausiah Politik
Sebelumnya
Jangan dibayangkan bahwa mereka sujud seperti sujudnya manusia dengan menyungkurkan ke tanah, tetapi umumnya mereka melakukan sujud hakekat.
Baca juga : Memahami Hakekat Masjid (1)
Sesungguhnya sujud hakekat ini sangat penting. Banyak orang melaksanakan sujud majazi tetapi tidak mempunyai efek hakekat sujud. Rajin sujud tetapi tidak punya “bekas sujud” (atsar sujud), sebagaimana diingatkan Allah Swt kepada kita: kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. (Q.S. Al-Fath/48:29).
Baca juga : Saling Menutupi Kelemahan (2)
Yang dimaksud “bekas sujud” (atsar sujud) bukan munculnya tanda-tanda hitam di jidat, tetapi sikap dan kepribadian yang dimilikinya mengesankan orang lain. Tampak sikap tawadhu’, muru’ah, jujur, sabar, tawakkal, ikhlas, memiliki rasa malu, dan akhlak mulia lainnya. Orang yang tidak memiliki sikap luhur berarti tidak memiliki “bekas sujud” (atsar sujud). Khusus untuk shalat, bagi manusia diharuskan untuk melakukan praktek sujud anggota badan. (Bersambung)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.