BREAKING NEWS
 

Trend Islam di AS (42)

Mengenal Ormas Islam di AS: Muslim Public Affairs Council (MPAC)

Minggu, 26 Mei 2019 07:54 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
MPAC berkeyakinan selama umat Islam menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kemanusiaan ini pasti semua masyarakat, di manapun, dan kapan pun akan menerima. MPAC sama sekali menolak dakwah yang menggunakan cara-cara kekerasan atau gaya yang memaksakan kehendak.

Islam akan diterima secara permanen jika menampilkan nilai-niliai humanity, karena diyakini benar bahwa kemanusiaan sesungguhnya hanya satu (humanity is only one).

Baca juga : Mengenal Ormas Islam Di AS: Cordoba Inisiative (CI)

Program kerja MPAC tergolong unik dalam arti banyak programnya yang tidak diprogramkan oleh organisasi muslim lainnya. Penerbitan dan komunikasi media sosialnya selalu menampilkan program keunikan dan masyarakat tidak sadar kalau organisasi ini adalah organisasi untuk mendukung komunitas muslim.

MPAC memang selama ini sangat intensif menjalin komunikasi dengan lintas agama dan budaya, lintas atau antar generasi, dan lintas instansi. MPAC juga banyak mempromosikan artis-artis muslim sampai masuk ke Hollywood.

Baca juga : Mengenal Ormas Islam Di AS: Interfaith Youth Core (IFYC)

Karya-kaya seni muslim AS banyak dipromosikan oleh MPAC. Tidak heran jika ada yang menyebut MPAC adalah organisasi selebriti muslim. Salahsatu program unggulannya ialah meng-counter Islamophoby dengan cara-cara unik.

Selain melalui pendidikan informal, juga melalui publikasi yang intensif, mulai dari usia dini sampai orang dewasa. Stikker dan atribut termasuk baju kaos yang mempromosikan Islam moderat dan tolerans terus dikembangkan.

Baca juga : Mengenal Ormas Islam di AS: The American Islamic Congress (AIC)

Termasuk juga mengumpulkan tulisan-tulisan akademik dari para pakar lalu diterbitkan menjadi buku bacaan kepada kelas menengah dan kaum intelektual. Orang-orang AS berterima kasih dengan kegigihan yang dilakukan MPAC. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense