Dark/Light Mode

Trend Islam Di AS (33)

Mengenal Ormas Islam di AS: American Muslim Council (AMC)

Kamis, 16 Mei 2019 12:50 WIB
Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Perkumpulan masyarakat Amerika muslim di ASbanyak sekali. Di antaranya ialah The American Muslim Council (AMC). Organisasi ini didirikan di Illinois, Chicago, ASpada tahun 1990.  Salah seorang pendirinya paling terkenal ialah Abdul Rahman al- Amudi. Sebelumnya, Al- Amudi juga pernah memimpin Islamic Society of Boston. 

Setelah Al-Amudi meninggalkan AMC pernah sedikit mengalami keguncangan, terutama setelah ditemukan beberapa anggotanya terkontaminasi dengan garis keras (hard liner). Salah seorang di antaranya ialah Al-Arian, yang pernah ditangkap dan mendekam di penjara 57 bulan. AMC lebih cenderung bergerak ke dalam kegiatan pemberdayaan umat Islam, termasuk memperjuangkan hak-hak mereka melalui saluran-saluran politik. 

Berita Terkait : Mengenal Ormas Islam Di AS: ISNA

AMC merupakan salahsatu pendukung utama the American Muslim Political Coordination Council (AMPCC). AMC juga berkolaborasi dengan Council on American-Islamic Relations (CAIR) dan Muslim Public Affairs Council (MPAC). 

Organisasi-organisasi ini aktif terutama di AS bagian tengah ke utara. AMC mempunyai visi untuk menggerakkan komunitas muslim, memberikan pertisipasi aktif sebagai warga AS. AMC berusaha meyakinkan semua pihak bahwa anggotanya merupakan warga AS yang loyal terhadap pemerintah dan negara, namun pada sisi lain juga berusaha untuk menyuarakan hal-hal yang dirasakan sebagai problem bagi kehidupan minoritas muslim di AS. AMC menyiapkan lawyer dan councellor untuk keluarga muslim yang mempunyai masalah. 

Berita Terkait : Mengapa Islam Begitu Menarik Di AS?

AMC juga memberikan bantuan terhadap para imigram muslim yang bermasalah. Termasuk mengusahakan pekerjaan yang layak bagi komunitas muslim tanpa membedakan asal negara dan etnik mereka. Seperti organisasi muslim lainnya di AS, AMC juga menyelenggarakan pendidikan agama di madrasah untuk menutupi kekurangan pendidikan moral keagamaan yang tidak diajarkan di sekolah-sekolah publik di AS.

Bagi umat Islam AS tetap sadar akan adanya ilmu-ilmu fardhu ’ain dan fardhu kifayah yang harus difahami setiap indifidu muslim. Seseorang harus memahami tentang thaharah (pensucian diri) sebagai salah satu syarat diterimanya ibadah mahdhah. 
 Selanjutnya