BREAKING NEWS
 

Joint Venture Gramedia-Kadowakawa, Bikin Buku Cerita Rakyat Indonesia Mendunia

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 5 Januari 2024 22:32 WIB
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Buku cerita dan buku bergambar cerita rakyat akan diperkenalkan secara luas melalui platform digital.

Pentingnya mengenalkan cerita rakyat tidak hanya mendukung literasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan karakter dalam membangun generasi literasi.

Berdasarkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan No 5 Tahun 2017, tindakan yang dilakukan terhadap objek pemajuan kebudayaan yakni inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, dan penyelamatan.

Salah satu obyek pemajuan kebudayaan diantaranya yakni tradisi lisan yang dituturkan turun temurun oleh masyarakat lokal.

Melalui sejarah lisan, dongeng, rapalan, pantun, atau cerita rakyat.

Obyek lain yakni, manuskrip ini tentu memiliki nilai budaya dan sejarah, seperti serat, babad, kitab, dan catatan lokal lainnya.

Baca juga : Carbon Capture Storage Jadi Pendorong Perekonomian Indonesia

Dari cerita rakyat tersebut kini telah dimanuskrip dan dilestarikan melalui buku bacaan.

Buku cerita rakyat ini tidak hanya bisa dibaca secara fisik, tapi juga dalam bentuk digital books.

Publishing and Education Director GoRP Kompas Gramedia, Adi Ekatama mengatakan, tidak hanya Indonesia yang dapat menikmati cerita rakyat di negara sendiri.

Namun, membuka kesempatan dunia luas untuk mengenal lebih jauh tentang cerita rakyat Indonesia melalui buku digital.

Adsense

Tak hanya cerita saja, penulis dan pembuat animasinya pun akan turut menjadi sorotan positif skala global.

“Agar creator dari Indonesia juga bisa dibaca karyanya oleh orang-orang di luar negeri. Melalui platform digital baru hasil kerja sama Gramedia dan Kadokawa,” ungkapnya dalam peresmian Joint Venture Gramedia dan Kadokawa, di Jakarta, Jumat (5/1/2024).

Baca juga : Timnas AMIN Gencar Bikin Posko Gerakan Rakyat Di Solo Raya

Eka mengatakan, potensi dari cerita rakyat itu bisa dikembangkan menjadi film, animasi, atau games edukasi.

“Cerita rakyat menjadi salah satu fokus utama kami nanti. Agar buku cerita rakyat Indonesia ini bisa juga diakses dengan mudah,” tambahnya.

Selain mengenalkan cerita rakyat secara global, karya-karya anime juga akan lebih mudah didapatkan di platform digital. Mulai genre romantic, action Sci-fi, dan fantasy.

Seperti diketahui, Kadokawa adalah salah satu perusahaan penerbitan terbesar asal Jepang.

Meski nantinya akan ada konten novel-novel Jepang di genre romantis, tetapi pihaknya memastikan akan menyeleksi secara ketat buku dan jenis bacaan lain yang tidak sesuai aturan norma di Tanah Air.

Termasuk, menyeleksi novel dewasa yang nantinya mungkin akan dijual di Indonesia.

Baca juga : Kolaborasi Dengan Kemensos, BNI Gelar Operasi Katarak Di Indonesia Timur

CEO Kadokawa, Takeshi Natsuno mengatakan, dengan kekuatan bersama mambangun komitmen untuk menciptakan pengalaman hiburan sekaligus meningkatkan literasi secara global.

Apalagi, Kadokawa Corporation telah berhasil mengembangkan berbagai macam hiburan.

Di antaranya, publikasi, video, permainan, layanan Web, pendidikan, mengoperasikan fasilitas pengalaman IP.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense