RM.id Rakyat Merdeka - Hubungan ayah dengan anak laki-laki adalah hubungan yang unik dan spesial. Child Psychologist, Self Growth & Parenting Coach Irma Gustiana mengatakan, hubungan tersebut dibangun di atas cinta, dukungan, dan kepercayaan.
"Ayah adalah panutan dan teladan bagi anak laki-laki, karena ayah adalah seseorang yang dilihat anak laki-laki untuk mempelajari tentang dunia dan bagaimana menjadi seorang pria yang bertanggung jawab," kata Irma.
Berikut 5 alasan mengapa ayah harus dekat dengan anak laki-lakinya secara emosional:
Baca juga : Pengamat Minta Pemerintah Tak Bayar Tebusan Ke Peretas PDN, Ini Alasannya
1. Anak laki-laki yang memiliki hubungan baik dengan ayahnya, cenderung lebih kecil kemungkinan terlibat dalam perilaku antisosial. Serta akan tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia dan sehat.
2. Anak laki-laki yang dekat dengan ayahnya, memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi, keterampilan sosial yang lebih baik, dan hubungan yang lebih sehat dengan orang lain.
3. Anak laki-laki yang memiliki hubungan yang dekat dengan ayah, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, dan lebih rendah kemungkinannya untuk mengalami depresi dan kecemasan.
Baca juga : 6 Bandara AP II Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Ini Jadwalnya
4. Anak laki-laki yang dekat dengan ayah yang terlibat dalam pengasuhan, memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik. Termasuk, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah.
5. Anak laki-laki yang dicintai ayahnya, akan menjadi ayah yang bertanggung jawab karena mencintai anak dan keluarganya, saat dewasa nanti.
Dengan alasan tersebut, Irma meminta para ayah, agar mengupayakan waktu luang untuk anak. Bukan hanya ada di waktu-waktu luang.
Baca juga : Wah! Harga Minyakita Naik Mulai Pekan Depan, Ini Alasannya
"Dengan kehadiran teknologi yang serba canggih, sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak bisa ngobrol dengan anak. Meski kita sibuk cari nafkah atau bekerja," tutur CEO Klinik Ruang Tumbuh ini.
Irma pun memberikan tips agar ayah dekat dengan anak laki-laki, berikut uraiannya:
- Luangkan waktu setiap hari untuk bermain, mengobrol, atau melakukan aktivitas bersama anak, berapa pun usia anak.
- Menjadi pendengar yang baik, tanpa menghakimi
- Bersikap positif dan penuh kasih sayang kepada anak. Dari sini, anak akan belajar untuk melakukan hal yang sama.
- Tetapkan batas dan arahan yang konsisten. Jelaskan kepada anak, mengapa perlu ada batasan.
- Anak laki-laki belajar dari apa yang Ayah lakukan, bukan dari apa yang Ayah katakan. Karena itu, jadilah teladan yang baik dalam hal perilaku, nilai, dan moral.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.