BREAKING NEWS
 

Sony Subrata Mendorong Pemanfaatan AI Melalui Gerakan AI3

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 4 Februari 2025 13:10 WIB
Sony Subrata. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kecerdasan buatan (AI) mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan algoritma yang semakin canggih, peningkatan kapasitas komputasi, dan data yang terus melimpah, dunia kini memasuki era otomatisasi yang lebih maju.

Di tengah arus perubahan yang begitu cepat, pertanyaan yang muncul adalah: apakah Indonesia sudah siap memanfaatkan teknologi ini atau justru semakin tertinggal?

Sony Subrata, pemerhati AI dan pendiri Artificial Intelligence Implementation Initiative (AI3) menegaskan, Indonesia membutuhkan strategi yang lebih kreatif dan terarah dalam implementasi AI.

“Teknologi AI berkembang sangat cepat. Model-model algoritma baru terus bermunculan, komputasi semakin kuat, dan data semakin melimpah. Namun, bagaimana kita bisa mengejar ketertinggalan yang semakin jauh?” ujar Sony Subrata, Selasa (4/2/2025).

Baca juga : Kawal Pram-Doel, Prakarsa Warga Dorong Pembangunan Inklusif Di Jakarta

Menurutnya, Indonesia tidak bisa hanya berusaha mengejar negara-negara maju yang telah lebih dulu mengembangkan AI. Sebaliknya, Indonesia harus menemukan keunggulan strategisnya sendiri dalam ekosistem AI global.

“Kita tidak bisa hanya berusaha mengejar perusahaan-perusahaan besar yang sudah jauh di depan, seperti NVIDIA dalam industri semikonduktor atau OpenAI dengan model AI terbaru seperti GPT-4 Turbo dan O3 Mini. Sementara itu, China terus mempercepat inovasinya dengan DeepSeek dan Qwen dari Alibaba. Dengan persaingan yang semakin ketat, Indonesia harus segera menentukan perannya dalam ekosistem ini,” jelasnya.

Adsense

Lebih dari sekadar kemajuan teknologi, AI dapat menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika diterapkan dengan strategi yang tepat, AI dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen per tahun atau lebih.

Sony menekankan, AI tidak hanya soal penguasaan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk kepentingan nasional. Keberhasilan Indonesia di bidang AI sangat bergantung pada kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, dan industri.

Baca juga : BSI Dan BSI Maslahat Salurkan Zakat Dorong Pemberdayaan UMKM Pedagang Bakso

“AI harus menjadi bagian dari solusi pembangunan Indonesia. Kita perlu memastikan bahwa teknologi ini tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga dikembangkan sesuai dengan kebutuhan nasional,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pemanfaatan AI di Indonesia, AI3 hadir sebagai inisiatif yang berfokus pada penerapan AI dalam kehidupan nyata. AI3 tidak hanya bertujuan mengembangkan teknologi, tetapi juga memberikan masukan strategis kepada pemerintah dalam menyusun kebijakan AI yang inklusif dan berkelanjutan.

“AI3 adalah Artificial Intelligence Implementation Initiative, sebuah gerakan yang ingin membantu pemerintah dalam merancang dan mengimplementasikan AI dengan lebih baik, khususnya dalam periode kritis 2025–2045. Ini adalah masa yang menentukan apakah Indonesia akan menjadi pemain utama dalam AI atau hanya menjadi pasar bagi teknologi asing,” ungkap Sony.

AI3 juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ekosistem AI yang kuat dan berkelanjutan. Melalui berbagai riset, pelatihan, dan program implementasi, AI3 berupaya memastikan teknologi ini dapat diterapkan di berbagai sektor, mulai dari industri, kesehatan, keuangan, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca juga : Banjir Pekalongan, Pembukaan Akses Mulai Dikerjakan Untuk Cegah Isolasi Warga

Di tengah laju perkembangan AI yang begitu pesat, Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Sekaranglah waktunya untuk bertindak dan memastikan bahwa AI bukan hanya dikonsumsi, tetapi juga dikembangkan untuk kepentingan bangsa. AI3 mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menciptakan ekosistem AI yang inklusif, inovatif, dan berdampak nyata bagi masa depan Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense