BREAKING NEWS
 

Emosi Remaja Gampang Meledak Akibat Pembatasan

PPKM Dilonggarkan, Tawuran Marak Lagi

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 20 November 2021 07:10 WIB
Ilustrasi tawuran antarpelajar. (Foto: Antara/Dhoni Setiawan)

 Sebelumnya 
Peristiwa tawuran lain terjadi di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (14/11). Tawuran antar ormas ini menyebabkan seorang pria berinisial DA (27) meninggal dunia. Setelah peristiwa itu, sebuah pos ormas di kawasan Meruya pun dibakar sekelompok orang pada Senin (15/11) dini hari.

Kepala Kepolisan Sektor Kembangan, Kompol Khoiri belum bisa memastikan apakah peristiwa bentrokan di Joglo ada kaitannya dengan terbakarnya pos ormas di kawasan Meruya.

“Tunggu proses. Kami belum temukan pelakunya,” kata Choiri.

Baca juga : Tempat Hiburan Malam Bandel, Langgar Aturan

Khoiri mengatakan, kedua ormas sudah bermediasi dan setuju untuk berdamai sebelum terjadinya peristiwa tersebut. “Mungkin informasi belum disampaikan ke bawah,” kata Khoiri.

Salah Gaul

Psikolog Universitas Airlangga, Margaretha menilai, usia remaja merupakan fase pencarian jati diri. Remaja yang terlibat tawuran biasanya karena salah pergaulan. Sebab, kebanyakan remaja melakukan sesuatu dari apa yang mereka lihat dan alami.

Baca juga : RI Tingkatkan Kerja Sama Multilateral Untuk Pemulihan Ekonomi Dan Kesehatan Masyarakat

“Remaja yang melakukan kekerasan, bisa jadi berada di lingkungan yang biasa melakukan kekerasan,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya, anak remaja juga belum memiliki rasa takut pada hukum.

“Ini bukan soal disiplin. Hukum itu bukan cuma sanksi. Tapi memahami hukum agar harus patuh pada peraturan, membudayakan malu jika melanggar hukum, dan menghargai orang lain,” katanya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense