BREAKING NEWS
 

Jakut Dan Pulau Seribu Diserbu Laut Pasang Dan Hujan Deras

Permukiman Dan Tempat Usaha Warga Kebanjiran

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 6 Desember 2021 06:45 WIB
Sejumlah warga duduk di depan rumah mereka yang terendam banjir pasang air laut atau rob di Ancol, Pademangan, Jakarta, Sabtu (4/12/2021). (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

 Sebelumnya 
Tanggul Tak Jebol

Saat banjir rob melanda sejumlah wilayah Jakarta Utara sejak Jumat (3/12), sempat beredar kabar bahwa tanggul di Pelabuhan Sunda Kelapa sudah jebol. Namun dibantah oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sunda Kelapa AKP Seto Handoko.

Baca juga : Lembaga Kursus Dan Pelatihan Harus Semakin Berperan Dalam Percepatan Pembangunan Daerah

Menurut Seto, banjir rob yang terjadi saat ini disebabkan air pasang laut.

“Nggak ada, nggak ada tanggul jebol. Ini air rob, bukan tanggul jebol. Saya bisa pastikan tidak ada tanggul yang jebol. Itu kan ketinggian air pasang laut, tidak ada tanggul yang jebol,” katanya.

Baca juga : Nelayan Ngadu Ke Fraksi NasDem, Pajak Penghasilan Ikan Beratkan Rakyat Kecil

Personel Polsek Pelabuhan Sunda Kelapa masih terus melakukan pengaturan kepada para pengguna jalan di depan Pelabuhan Sunda Kelapa yang sempat tergenang banjir. Polisi turut memberikan paket bantuan berupa makanan ke warga sekitar.

Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna mengatakan, banjir rob di Jakarta Utara disebabkan penurunan muka tanah dan semakin tingginya muka air laut.

Baca juga : Pake Perhiasan 60 Kg, Pengantin Perempuan Nggak Leluasa Gerak

“Penurunan tanahnya semakin parah. Pasang lautnya makin tinggi. Ini terjadi bukan di wilayah yang katakanlah pesisir yang tidak padat penduduk. Tapi ini di sentra ekonomi, pelabuhan, permukiman, angkutan barang,” terangnya.

Yayat menyarankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI merangkul ahli dan lembaga lain untuk menangani banjir rob di Jakarta Utara. Sebab, banjir rob di wilayah tersebut dapat menimbulkan kerugian besar, mengingat kawasan tersebut merupakan penggerak roda ekonomi. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense