Dark/Light Mode

Jasa Marga Mulai Pemasangan Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen

Selasa, 19 Januari 2021 21:16 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X memasang Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. (Foto: ist)
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X memasang Patok Trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) yang mengelola Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, mulai memasang patok trase sebagai bagian pembangunan proyek jalan tol tersebut. 

Pemasangan patok perdana trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen berlangsung di Desa Banyurejo, Sleman, yang merupakan Seksi 1 (Yogyakarta - Simpang Susun (SS) Banyurejo) dari jalan tol tersebut, Selasa (19/1). 

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman Sri Purnomo, Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Nuryadi, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur.

Berita Terkait : Hari Ini Jasa Marga Dan HK Sesuaikan Tarif Tol

Selain itu, turut hadir perwakilan Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), perwakilan Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, perwakilan Bank Himbara, serta para pemegang saham PT JJB lainnya, PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT PP. dan PT Brantas Abipraya.

Dalam sambutannya Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, dukungan terhadap pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen agar bisa berlangsung dengan baik.

“Dengan adanya jalan tol ini, tentunya diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat Yogya khususnya sebagai kota Pariwisata. Ke depannya, proses pembebasan lahan juga diharapkan dapat berjalan dengan baik serta harus disosialisasikan sebagaimana mestinya,” ujar Sri Sultan.

Berita Terkait : Ini Jadwal Pangan Murah Di 35 Pasar Tradisional Jakarta Selama Januari

Pemasangan patok trase Jalan Tol Yogyakarta-Bawen merupakan tindak lanjut  Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol berlangsung pada 13 November 2020 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, serta dikeluarkannya Izin Pengadaan Lahan (IPL) pada 21 Desember 2020.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, Mirza Nurul menyampaikan bahwa setelah pemasangan patok, selanjutnya adalah proses pembebasan tanah yang direncanakan akan dimulai pada Mei 2021. Dia berharap kegiatan pembebasan lahan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan target. 

Dalam rangka percepatan pengadaan tanah, PT JJB selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) beserta stakeholder terkait seperti kontraktor pembangunan jalan tol membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan koordinasi dan mengawal kelancaran pembebasan tanah dengan masyarakat.

Berita Terkait : Tutup Tahun 2020, 106 Pertashop Hadir di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

“Kami targetkan, konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dapat dimulai pada Agustus 2021,” jelas Mirza.

Rencananya, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan memiliki panjang total 75,82 km dengan nilai investasi sebesar Rp 14,26 triliun dan masa konsesi selama 40 tahun. Jalan tol ini akan melintasi dua provinsi sekaligus, yaitu Provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 Km dan Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 8,77 Km.

Jalan tol ini terdiri 6 Seksi yaitu Yogyakarta-SS Banyurejo (8,25 Km), SS Banyurejo-SS Borobudur (15,26 Km), SS Borobudur-SS Magelang (8,08 Km), SS Magelang-SS Temanggung (16,64 Km), SS Temanggung-SS Ambarawa (22,56 Km), SS Ambarawa-Interchange (IC) Bawen (5,21 Km). [DIT]