Sebelumnya
Politisi Gerindra ini menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengandalkan vaksinasi Covid-19 sebagai proteksi agar tidak terjadi lonjakan angka kasus kematian.
Per 16 Januari 2022, Jakarta sudah menyuntikkan sekitar 143.020 vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan dan warga kelompok prioritas, seperti usia lanjut dan penderita komorbid.
“Nakes sudah 74.020 dan non-tenaga kesehatan 69.000,” kata Riza merincikan.
Baca juga : Mewaspadai Omicron Sebagai Pemicu Gelombang Tiga Covid-19
Sedangkan vaksinasi umum dosis pertama di Jakarta sudah mencapai 12.053.033 penerima ,dengan perincian 70 persen ber-KTP DKI Jakarta dan 30 persen KTP non-DKI Jakarta.
Untuk dosis kedua mencapai 9.369.114 penerima dengan proporsi 71 persen ber-KTP DKI dan 29 persen KTP non-DKI Jakarta.
Riza meminta, masyarakat berperan aktif mendukung program vaksinasi booster. Kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid untuk segera melakukan vaksinasi booster.
Baca juga : Syukurlah, Dampak Omicron Nggak Parah
“Jadi mari untuk kakek nenek kita yang belum, segera kita bantu daftarkan dan antarkan untuk dapat vaksin (booster),” ucap Riza.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta terus meluas. Hingga akhir pekan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat 720 kasus Covid-19 di Ibu Kota terkonfirmasi terpapar varian Omicron.
Dari jumlah tersebut, 21 persen atau sebanyak 153 merupakan penularan dari transmisi lokal atau penularan yang terjadi di wilayah DKI Jakarta.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.