Sebelumnya
Namun, tingkat okupansi tempat tidur di Ruang Perawatan Intensif (ICU) yang merawat pasien Covid19 di 140 RS rujukan di DKI Jakarta, mengalami kenaikan. “Pada Jumat (11/2) kapasitas tempat tidur ICU yang terpakai 376 unit dari total 875 unit tempat tidur atau 44 persen. Pada Minggu (13/2), terpakai sebanyak 402 unit,” kata Riza dalam keterangan tertulis Senin (14/2).
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebutkan, penurunan BOR tersebut terkonfirmasi dampak dari penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat atau diisolasi per Minggu (13/2). Yakni, sebanyak 4.921 kasus. Dengan demikian, total kasus aktif yang dirawat dan diisolasi menjadi 73.502 kasus.
Baca juga : Kasus Harian Loncati Puncak Delta, BOR Terjaga Di Angka 33 Persen
Sedangkan kasus sembuh bertambah 15.050 orang sehingga totalnya menjadi 975.674 orang. Sedangkan, kasus positif masih terjadi penambahan sebanyak 10.172 orang pada Minggu (13/2) kemarin. Bertambahnya kasus positif tersebut karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggencarkan pelacakan selama sepekan terakhir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI, Dwi Oktavia mengatakan, selama sepekan terakhir jumlah orang dites Covid-19 mencapai 366.534 orang. Jumlah itu melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang hanya sebesar 10.645 per pekan.
Baca juga : Jokowi: Tetap Tenang, Jaga Prokes, Kurangi Aktivitas Yang Tak Perlu
“Persentase kasus positif selama sepekan terakhir mencapai 22,4 persen. Kami mengimbau masyarakat mewaspadai varian Omicron dan tetap mematuhi prokes,” katanya, Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Jakarta mulai melewati puncak penularan varian Omicron. Sedangkan Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Timur justru mengalami kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.